Sebelumnya, Ginting lolos dari babak pertama Singapore Open setelah mengalahkan Ng Ka Long Angus dengan skor 21-15, 24-22. Ia bersyukur bisa menyudahi pertandingan dengan hasil yang baik dan tidak mengalami cedera.
Kesulitan yang dialami Ginting lebih banyak pada aspek teknis di lapangan saat menghadapi pemain asal Hong Kong tersebut.
Ia menjelaskan, shuttlecock yang cukup ringan membuat lajunya cukup kencang dan sulit dikendalikan. Sebisa mungkin ia terus beradaptasi dengan pergerakan kok dengan menjaga ketinggian pukulan ke arah lawan.
Ginting juga sempat mengalami setting jelang akhir gim kedua. Ia pun tampil nekat dan berusaha lebih berani agar bisa menguasai ritme pukulan dari depan net dan mengamankan match point tersebut.
"Laju shuttlecocknya cukup kencang dan kurang bisa dikontrol. Jadi agak liar sedikit sih kalau kita bisa bilang. Jadi di gim pertama sebisa mungkin tidak banyak melakukan pukulan ke belakang atau mengangkat atau lob. Sebisa mungkin harus lebih tenang juga," ujar Ginting.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Status juara bertahan tak membuat Ginting terbebani di Singapura