Oleh Imam Fauzi



Binjai, 23/4 (Antara) - Puluhan pedagang pasar Tavip Kota Binjai memprotes kebijakan Kepala Dinas Pendapatan daerah itu, terkait tindakan penggusuran terhadap pedagang tradisional di sana.

"Kami berharap agar polisi mengusut dan memeriksa Kepala Dinas Pendapatan Kota Binjai," kata salah seorang yang mewakili pedagang, Ardat di Binjai, Rabu.

Para pedagang tradisional di Pasar Tavip kini mengaku bingung, karena mereka terus digusur dengan berbagai alasan oleh petugas Dinas Pendapatan Kota Binjai.

"Pedagang sangat berharap agar polisi dapat mengusut tuntas indikasi korupsi yang dilakukan oknum Kepala Dinas Pendapatan kota setempat," katanya.

Puluhan pedagang di pasar tersebut juga meminta agar lapak mereka segera dikembalikan, karena ada indikasi sudah diperjualbelikan oleh oknum Kepala Dinas Pendapatan kepada para pedagang baru.

Selain kepada polisi, puluhan pedagang ini juga sudah melaporkan hal tersebut ini kepada komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Binjai.

Namun, kata dia, anggota Komisi C DPRD Binjai belum bisa mengagendakan rapat dengar pendapat dengan Kadis Pendapatan karena pejabat yang bersangkutan masih mengikuti pendidikan di Jakarta.

Kalangan pedagang di Pasar Tavip juga mensinyalir ada permainan dalam jual beli lapak yang dilakukan di sana.

"Untuk itu harus ada pengusutan sampai tuntas," ucap Ardat. (KR-IFZ)

Editor: T. Nico Adrian

Pewarta: Imam Fauzi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026