• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News sumut
Jumat, 6 Februari 2026
Antara News sumut
Antara News sumut
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Berita Sumut
    • Asahan
    • Batubara
    • Binjai
    • Dairi
    • Deli Serdang
    • Diskop UMKM Kota Medan
    • Gunungsitoli
    • Humbang Hasundutan
    • Karo
    • Labuhan Batu
    • Labuhanbatu Selatan
    • Labuhanbatu Utara
    • Langkat
    • Madina
    • Medan
    • Nias
    • Nias Barat
    • Nias Selatan
    • Nias Utara
    • Padang Lawas
    • Padang Lawas Utara
    • Padang Sidempuan
    • Pakpak Barat
    • Pematang Siantar
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Sibolga
    • Simalungun
    • Tanjung Balai
    • Tapanuli Selatan
    • Tapanuli Tengah
    • Tapanuli Utara
    • Tebing Tinggi
    • Toba
    • Nasional
      • Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Sabtu, 8 November 2025 20:38

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Sabtu, 8 November 2025 19:42

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Sabtu, 8 November 2025 16:19

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Selasa, 14 Oktober 2025 13:30

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        Sabtu, 10 Mei 2025 23:30

    • Regional
      • Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Rabu, 5 Juni 2024 21:40

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Rabu, 6 September 2023 20:48

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Kamis, 19 Januari 2023 21:27

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa  di Singkil, Aceh

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa di Singkil, Aceh

        Senin, 16 Januari 2023 9:28

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        Senin, 17 Oktober 2022 0:30

    • Ekonomi Dan Bisnis
      • Komisi VII DPR: Peran BDI Medan percepat tata kelola industri hijau

        Komisi VII DPR: Peran BDI Medan percepat tata kelola industri hijau

        Kamis, 5 Februari 2026 19:14

        Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kamis sore bergerak turun

        Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Kamis sore bergerak turun

        Kamis, 5 Februari 2026 17:54

        Bank Mandiri perkuat intermediasi dan peran sebagai mitra strategis pemerintah

        Bank Mandiri perkuat intermediasi dan peran sebagai mitra strategis pemerintah

        Kamis, 5 Februari 2026 17:40

        Simak daftar terbaru harga emas Antam yang turun Kamis ini

        Simak daftar terbaru harga emas Antam yang turun Kamis ini

        Kamis, 5 Februari 2026 12:36

        Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Kamis pagi tak bergerak

        Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian pada Kamis pagi tak bergerak

        Kamis, 5 Februari 2026 10:59

    • Hukum dan Kriminal
      • Kemenkum Sumut kawal merek kolektif  di Koperasi Merah Putih

        Kemenkum Sumut kawal merek kolektif di Koperasi Merah Putih

        Kamis, 5 Februari 2026 19:23

        Karantina musnahkan ratusan ayam asal Thailand

        Karantina musnahkan ratusan ayam asal Thailand

        Kamis, 5 Februari 2026 19:16

        KPK ungkap tangkap 17 orang terkait OTT Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

        KPK ungkap tangkap 17 orang terkait OTT Ditjen Bea Cukai Kemenkeu

        Kamis, 5 Februari 2026 17:46

        Kemenkum Sumut terima magang mahasiswa UINSU jadi pribadi siap kerja

        Kemenkum Sumut terima magang mahasiswa UINSU jadi pribadi siap kerja

        Kamis, 5 Februari 2026 11:39

        Kasus Pandji Pragiwaksono, Polisi periksa dua pembuka acara "Mens Rea"

        Kasus Pandji Pragiwaksono, Polisi periksa dua pembuka acara "Mens Rea"

        Kamis, 5 Februari 2026 10:34

    • Olahraga
      • Bulu Tangkis
      • Futsal
      • Piala Dunia
      • Piala Eropa
      • PSMS
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Editorial
          • Artikel
          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Rabu, 31 Desember 2025 15:34

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Selasa, 30 Desember 2025 17:01

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Selasa, 16 Desember 2025 14:38

          Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

          Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

          Selasa, 21 Oktober 2025 17:34

      • Peristiwa
        • BPS laporkan angka kemiskinan September 2025 turun jadi 8,25 persen

          BPS laporkan angka kemiskinan September 2025 turun jadi 8,25 persen

          Kamis, 5 Februari 2026 18:45

          Kemenimipas dorong LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

          Kemenimipas dorong LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

          Kamis, 5 Februari 2026 18:41

          Aceh, Sumut, Sumbar terima tambahan anggaran percepatan pemulihan

          Aceh, Sumut, Sumbar terima tambahan anggaran percepatan pemulihan

          Kamis, 5 Februari 2026 17:48

          Kemendikdasmen targetkan 21 ribu anak putus sekolah siap kerja

          Kemendikdasmen targetkan 21 ribu anak putus sekolah siap kerja

          Kamis, 5 Februari 2026 16:10

          Puncak musim hujan 2026 kemungkinan terjadi pada Maret

          Puncak musim hujan 2026 kemungkinan terjadi pada Maret

          Kamis, 5 Februari 2026 12:33

      • Cuaca
        • Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Waspadai hujan yang dapat memicu bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 19:33

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          40 orang masih dinyatakan hilang akibat bencana di Sumut

          Selasa, 3 Februari 2026 11:06

          PMI Sumut pulihkan hubungan  keluarga pasca-bencana di Tapanuli Tengah

          PMI Sumut pulihkan hubungan keluarga pasca-bencana di Tapanuli Tengah

          Senin, 2 Februari 2026 14:49

          Pemkot Medan bahas mitigasi bencana bersama Komisi VIII DPR RI

          Pemkot Medan bahas mitigasi bencana bersama Komisi VIII DPR RI

          Jumat, 30 Januari 2026 22:22

          Gubernur Sumut inginkan integrasi kawasan industri dengan pelabuhan

          Gubernur Sumut inginkan integrasi kawasan industri dengan pelabuhan

          Jumat, 23 Januari 2026 13:34

      • Foto
        • Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Senin, 26 Januari 2026 16:18

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Rabu, 14 Januari 2026 11:29

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Senin, 12 Januari 2026 11:49

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Rabu, 24 Desember 2025 18:59

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          Kamis, 18 Desember 2025 15:43

      • Video
        • DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          DPR RI dorong BDI Medan cetak SDM unggul demi target industri hijau

          Kamis, 5 Februari 2026 21:27

          Ayam dan kambing ilegal asal Thailand dimusnahkan di Kualanamu

          Ayam dan kambing ilegal asal Thailand dimusnahkan di Kualanamu

          Kamis, 5 Februari 2026 15:21

          Satgas Gulbencal berjibaku buka akses desa terisolir di Tukka

          Satgas Gulbencal berjibaku buka akses desa terisolir di Tukka

          Jumat, 30 Januari 2026 23:39

          Normalisasi tahap pertama Sungai Garoga Tapsel capai 80 persen

          Normalisasi tahap pertama Sungai Garoga Tapsel capai 80 persen

          Jumat, 30 Januari 2026 23:21

          Pedagang Pasar Huta Godang perbaiki kios sambil tunggu bantuan modal

          Pedagang Pasar Huta Godang perbaiki kios sambil tunggu bantuan modal

          Jumat, 30 Januari 2026 1:12

      Pemilu Damai Itu Indah

      Sabtu, 1 Maret 2014 22:42 WIB 3245

      Oleh Budi Setiawanto

      Jakarta, 1/3 (Antara) - Seruan perdamaian kembali bergema di seluruh penjuru Tanah Air menjelang masa kampanye 16 Maret - 5 April 2014 dalam rangkaian penyelenggaraan Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD pada 9 April dan Pemilu Presiden pada 9 Juli tahun ini.

      Seperti pada penyelenggaraan pemilu-pemilu sebelumnya, seluruh partai politik peserta pemilihan umum (pemilu) menandatangani deklarasi pemilu damai sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan pelaksanaan pesta demokrasi yang aman, lancar, dan tertib.

      Suasana pemilu yang sarat dengan persaingan antarcalon, antarpartai, dan antarpendukung untuk meraih sebanyak-banyaknya suara rakyat, merupakan kondisi yang bisa saja mengundang kerawanan dan kericuhan, sehingga upaya mewujudkan pemilu damai adalah kepentingan yang harus diletakkan di atas segalanya.

      Sebanyak 5.608 calon tetap anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari 12 partai politik tingkat nasional memperebutkan 560 kursi DPR di Senayan. Sebanyak 945 calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI juga saling bersaing untuk bertengger dalam empat besar untuk mewakili masing-masing provinsinya agar bisa duduk sebagai anggota DPD RI di Senayan.

      Sedangkan belasan ribu calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari 15 partai politik (termasuk tiga partai politik tingkat lokal di Aceh) berkompetisi jatah kursi DPRD di tiap provinsi dan kabupaten/kota.

      Sementara untuk jumlah pasangan calon presiden dan wakil presiden masih menunggu hasil Pemilu Legislatif karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, hanya partai politik atau gabungan partai politik yang meraih minimal 20 persen dari 560 kursi DPR RI atau partai politik yang meraih 25 persen suara sah secara nasional, yang berhak mencalonkan pasangan presiden dan wakil presiden.

      KPU juga telah menetapkan jumlah pemilih tetap sebanyak 185,8 juta orang yang memiliki hak suara untuk memilih para calon tersebut.

      Untuk Pemilu 2014, seruan pemilu damai yang pertama justru diawali di Papua pada acara bertajuk "Deklarasi Pemilu Damai dan Bermartabat di Tanah Papua" pada 19 Januari lalu.

      Acara itu dihadiri Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Manik, Badan Pengawas Pemilu, pimpinan dari 12 partai politik peserta pemilu, para calon anggota legislatif, Gubernur Papua Lukas Enembe, Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian, dan pimpinan daerah lain di Papua.

      "Pesan kedamaian dari Bumi Papua ini akan sampai ke seluruh pelosok Indonesia," kata Husni pada gelaran acara pemilu damai di Tanah Air itu.

      Sedangkan Kapolda Papua sangat berharap pemilu berjalan dengan aman, lancar, damai dan kondusif karena terlaksananya prosesi pergantian kepemimpinan dengan aman damai merupakan salah satu instrumen penting bagi berjalannya proses demokrasi.

      "Ini adalah wilayah Indonesia paling timur. Matahari bersinar di Indonesia terlebih dahulu di daerah ini. Waktu di sini dua jam lebih cepat dibandingkan Indonesia bagian barat. Hasil Pemilu pun akan paling cepat diketahui nanti daerah ini," katanya pada acara yang dihiasi pelepasan balon warna-warni ke angkasa itu.

      Di Aceh, misalnya, sebanyak 15 partai politik peserta pemilihan umum legislatif 9 April 2014 di Taman Sari Kota Banda Aceh, pada 24 Februari lalu, telah mendeklarasikan pemilu damai.

      Para pimpinan dari 12 partai politik tingkat nasional dan tiga partai politik tingkat lokal di Serambi Mekkah itu mengucapkan dan menandatangani ikrar deklarasi pemilu damai.

      Pimpinan daerah termasuk petinggi TNI/Polri turut menyaksikan. Acaranya juga diselingi dengan pelepasan burung merpati sebagai lambang perdamaian.

      "Dengan adanya deklarasi pemilu damai ini maka kita semua wajib menjaga kedamaian sehingga pemilu tidak berlangsung anarkis dan bebas intimidasi. Ini harapan kita semua," kata Ketua Komisi Independen Pemilu Kota Banda Aceh Munawar Syah.

      Gubernur Aceh Zaini Abdullah menginstruksikan pegawai negeri sipil (PNS) berperan aktif menjaga perdamaian dan netral dalam pelaksanaan pemilu. "Saya instruksikan agar PNS berperan lebih aktif menjaga kedamaian, netral, jangan terlibat provokasi yang dapat menciderai Pemilu damai," katanya.

      Deklarasi pemilu damai tak hanya berlangsung di Papua dan Aceh, dua daerah yang mendapat otonomi khusus.

      Di Daerah Istimewa Yogyakarta pun digelar acara serupa. Pimpinan 12 partai politik di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 27 Februari lalu, bersama-sama mendeklarasikan pemilu damai.

      Ketua KPU Gunung Kidul Muh Zaenuri Ikhsan di Gunung Kidul mengatakan parti politik harus menaati aturan kampanye dan harus mempersiapkan mental, siap menerima kekalahan dan menghargai hasil pemilu.

      Suhu politik selama kampanye terbuka dipastikan meningkat. Masyarakat hendaknya saling menghargai sesama peserta pemilu agar pemilu bisa kondusif.

      Kapolres Gunung Kidul AKBP Faried Zulkarnaen mengingatkan Seluruh peserta kampanye terbuka harus mengikuti peraturan. Sesuai instruksi Kapolri, masalah perizinan berkampanye mesti diajukan tujuh hari menjelang kampanye terbuka.

      Hal ini untuk mengetahui kekurangan persyaratan perizinan dan persiapan pengamanan.

      Apa saja yang termuat dalam deklarasi pemilu damai itu? Pada umumnya berisi pernyataan bahwa partai politik peserta Pemilu 2014 mematuhi aturan penyelenggaraan pemilu, melakukan kampanye politik secara santun, damai serta berkualitas, menjaga situasi tetap kondusif, tidak menghina seseorang, agama, suku ras dan golongan maupun peserta pemilu lain, tidak mengganggu ketertiban umum dan tidak melakukan kekerasan.

      Di Pulau Bali yang paling ramai dikunjungi wisatawan mancanegara juga berlangsung deklarasi pemilu damai. "Kami berharap semoga kesepakatan ini tidak hanya sebagai prasasti, tetapi agar menjadi pedoman dalam bertindak dan menyukseskan pemilu," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi.

      Ia menyatakan hal itu pada acara penandatanganan deklarasi pemilu damai pada 17 Februari lalu yang dihadiri
      pimpinan partai politik peserta pemilu, caleg, serta berbagai pemangku kepentingan terkait seperti dari pemerintah provinsi, Ketua DPRD Bali, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Kajati Bali, Ketua Bawaslu Bali, pimpinan ormas dan berbagai tokoh lainnya.

      Ada empat butir kesepakatan yang ditandatangani yakni berisi pernyataan untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, hukum dan budaya serta berperilaku santun dan menaati ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; menjaga persatuan, kesatuan, ketertiban, keamanan, dan kedamaian masyarakat Bali berdasarkan prinsip "menyama braya, sagalak, sagilik,saguluk, paras-paros sarpanaya, salunglung sabayantaka ngardi Bali shanti lan jagadhita"; menjunjung tinggi asas langsung umum bersama dan jujur adil dalam penyelenggaraan pemilu anggota DPR, DPD, DPRD serta Pemilu Presiden dan Wapres 2014; dan mendukung penyelenggaraan pemilu berintegritas tanpa politik uang dan kampanye hitam sehingga hasilnya dipercaya masyarakat.

      Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengajak partai politik untuk mewujudkan pemilu damai, beretika dan berbudaya. Menurut Gubernur, suksesnya pelaksanaan Pemilu 2014 menjadi taruhan besar bagi Bali sebagai daerah tujuan pariwisata utama di Indonesia.

      Kedekatan antara elit parpol dengan massa pendukungnya perlu terus dibangun guna menghindari terjadinya konflik horizontal yang diakibatkan mobilisasi massa yang tak terkendali dan gesekan antarpendukung.

      "Mari kita berikan pendidikan politik yang rasional persuasif, bukan emosional-konfrontatif. Pada Pemilu 2014 ini Bali harus menjadi contoh bagi daerah lain dalam pelaksanaan kampanye yang damai dan berbudaya," kata mantan Kapolda Bali itu. Perbedaan dan keanekaragaman pendapat harus diletakkan dalam tatanan memperkuat persatuan dan kesatuan.

      Semua pihak saya harapkan mampu bekerja sama dan memberikan dukungan penuh kepada aparat keamanan agar seluruh proses pemilu dapat berjalan dengan lancar, aman, tertib, damai dan sukses.

      Di Kalimantan, deklarasi pemilu damai diwarnai dengan suasana duka. Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Pontianak Usman Said, meninggal dunia karena terkena serangan jantung, saat menghadiri acara deklarasi pemilu damai di Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Pontianak, pada 27 Februari lalu. Sosok yang dikenal profesional dan menjadi tempat anggota Panwaslu Kabupaten Pontianak mencari wejangan dan nasihat itu wafat pada usia ke-59 tahun, meninggalkan seorang istri dan tiga anak.

      Untuk tingkat provinsi di Kalimantan Barat, deklarasi pemilu damai telah berlangsung pada 19 Februari lalu, ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pemilu damai oleh Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkominda) Provinsi Kalimantan Barat beserta pimpinan partai politik peserta Pemilu 2014.

      "Saya yakin, masyarakat Kalbar dan Indonesia umum sudah belajar dari pengalaman demokrasi Pemilu terdahulu sehingga tidak ada lagi kegiatan anarkis," kata Kapolda Kalbar Brigjen (Pol) Arie Sulistiyo.

      Tidak ada lagi tindakan anarkis serta bersepakat bersama-sama untuk tidak menimbulkan isu suku agama ras dan antargolongan (SARA).

      Kalau masih ada peserta Pemilu mengangkat isu SARA, berarti demokrasi kita mundur sebelum tahun 1928 dan tidak sesuai dengan isi dari sumpah pemuda.

      Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayor Jenderal TNI A Ibrahim Saleh menyatakan pihaknya siap memantu Polri untuk mengamankan Pemilu 2014 kalau memang diperlukan, dan tetap menjaga netralitas TNI.

      "Kami tidak lagi mencampuri dan mempengaruhi serta memfasilitasi sehingga betul-betul netral sesuai dengan amanah undang-undang. TNI juga siap membantu pihak kepolisian dalam rangka menyukseskan pesta demokrasi," katanya.

      Gubernur Kalbar Cornelis berharap, kesepakatan bersama tersebut jangan hanya di atas kertas, tetapi bagaimana melaksanakannya di lapangan. "Termasuk tetek bengek yang dapat membahayakan keselamatan bangsa dan negara, ya kita harus hindari itu," katanya.

      Semangat yang sama juga diungkapkan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak yang siap mewujudkan penyelenggaraan Pemilu secara lancar, aman, damai, jujur, dan adil yang tentunya dengan dukungan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan segenap masyarakat.

      Ia juga meminta agar penyelenggara Pemilu, jajaran pemerintah termasuk, TNI, Polri, pemimpin partai politik, peserta Pemilu, dan pihak terkait di Kaltim untuk mewujudkan Instruksi Presiden RI terkait upaya menyukseskan penyelenggaraan Pemilu DPR, DPD, DPRD, dan Pemilu Presiden.

      "Sebagai wakil pemerintah di daerah, Gubernur bertanggungjawab menyosialisasikan dan melaksanakan kebijakan nasional, tidak terkecuali Instruksi Presiden karena pemerintah sebagai penyelenggara Pemilu bertanggungjawab menyukseskannya," kata Gubernur.

      Awang Faroek juga mengaku segera menyebarluaskan 13 ajakan dan instruksi dari presiden dimaksud kepada seluruh pihak penyelenggara Pemilu di Kaltim, tidak terkecuali kepada media massa yang eksis di Kaltim agar terlibat menyukseskan penyelenggaraan Pemilu.

      Hal ini juga sejalan dengan keinginan presiden agar media massa memposisikan diri sebagai pihak yang netral, yakni dengan melakukan pemberitaan akurat, faktual, dan berimbang.

      "Semua pihak harus bertanggungjawab menyukseskan Pemilu karena selain merupakan regulasi demokrasi, Pemilu juga penting untuk menentukan masa depan bangsa dan negara di masa datang," kata Gubernur.

      Kerawanan?
      Tingkat persaingan antarcalon dan antarpartai yang masing-masing berusaha keras untuk menang, tahapan pelaksanaan pemilu, dan situasi sosial serta tingkat keamanan, mengundang kerawanan. Rawan konflik dan rawan kecurangan.

      Selain kerawanan dalam konflik sosial, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah memetakan potensi kerawanan tahapan pelaksanaan Pemilu 2014 di 510 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

      Potensi kerawanan itu mulai dari pemutakhiran data pemilih hingga pemungutan dan penghitungan suara.

      "Dari hasil kajian yang dilakukan Bawaslu, ditemukan sebanyak 169 kabupaten/kota masuk dalam kategori sangat rawan, 51 rawan, dan 290 aman," kata anggota Bawaslu Divisi Pengawasan Daniel Zuchron.

      Bawaslu menentukan potensi kerawanan dalam tahapan pendaftaran dan pemutakhiran daftar pemilih, Bawaslu menggunakan metode perbandingan antara jumlah pemilih dan jumlah penduduk di tingkat kabupaten/kota.

      Potensi kerawanan pada masa kampanye berupa politik uang (money politics) dengan membandingkan antara jumlah penduduk miskin dengan jumlah pemilih.

      Jika jumlah penduduk miskin lebih dari 30 persen dalam sebuah kabupaten/kota maka daerah tersebut dikategorikan sebagai daerah sangat rawan.

      Sedangkan kategori rawan dinyatakan apabila jumlah penduduk miskin di kabupaten/kota sebanyak 10-30 persen. Apabila kurang dari 10 persen jumlah penduduk miskin di Kabupaten atau Kota maka daerah tersebut masuk dalam kategori aman.

      Beberapa daerah yang sangat rawan, misalnya, Kabupaten Langsa, Kabupaten Karo, Kota Padang Panjang, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Musi Rawas, Kota Banjar, Kabupaten Boyolali, Kota Surakarta, Kota Kudus, Kota Sukoharjo, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Gresik, Kota Pasuruan, dan Kota Probolinggo.

      Politik uang yang akan marak terjadi pada Pemilu 2014 menjadi sorotan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam pengamanan pesta demokrasi terbesar itu.

      "Kerawanan adanya money politics yang mempengaruhi seseorang untuk memilih parpol atau orang tertentu dengan uang. Selain itu, intimidasi lain," kata Kepala Polri Jenderal Polisi Sutarman saat Rapim dengan TNI untuk pengamanan Pemilu 2014 di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, baru-baru ini.

      Sutarman mengatakan, selain ancaman politik uang juga yang menjadi fokus Polri, yakni ancaman terorisme dan kampanye hitam (black campaign) yang saling menjelekkan antarcalon atau partai.

      Kemungkinan ada penolakan dari peserta pemilu tentu menimbulkan kerawanan baik dari aspek yuridis dan kerawanan sosial lainnya.

      Polri mengambil langkah antisipasi melalui kegiatan preventif, cipta kondisi dan penegakan hukum apabila ada pelanggaran hukum.

      Pada awal kampanye, masing-masing partai mengerahkan massa karena mobilisasi masa rawan terjadi benturan.

      Koordinator Kajian Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia Girindra Sandino menyoroti soal tidak tertutup kemungkinan adanya potensi mobilisasi pemilih fiktif yakni pergerakan pendataan pemilih tidak terdaftar hingga menjadi pemilih dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

      KPU punya solusi dengan menggunakan DPK, sesuai dengan pasal 40 ayat (5) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD, yang menyebutkan, dalam hal terdapat warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih dan tidak memiliki identitas kependudukan dan/atau tidak terdaftar dalam darter pemilih sementara, daftar pemilih sementara hasil perbaikan, daftar pemilih tetap, atau daftar pemilih tambahan, KPU Provinsi melakukan pendaftaran dan memasukannya ke dalam daftar pemilih khusus.

      Klausul itu dituangkan ke Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2013 tentang Penyusunan Daftar Pemilih untuk Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD, khususnya pasal 35 ayat (1) yang mengatur mekanisme pergerakan dari (daftar) pemilih yang tidak tercatat dalam DPT hingga menjadi pemilih di DPK.

      "KIPP berpandangan bahwa harus diwaspadai dan diantisipasi, tidak tertutup kemungkinan adanya potensi mobilisasi pemilih fiktif. KPU sendiri sudah membuka pendaftaran DPK hingga 14 hari sebelum hari-H pemilu legislatif," katanya.

      Pendataan dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS). PPS menyerahkan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang kemudian diserahkan ke KPU kabupaten/kota setempat dan direkapitulasi dan disahkan oleh KPU Provinsi.

      Pendataan pun akan langsung mengecek pemilih tidak terdaftar ke lapangan (domisili pemilih tersebut) oleh PPS dan mengecek namanya dalam DPT.

      Menurut Girindra, tingkat kerawanan ada di tingkat PPS dan PPK karena pengecekan atau verifikasi pemilih tidak terdaftar di lapangan berpotensi terjadi kecurangan dan mobilisasi pemilih fiktif yang bisa menodai penyelenggaraan Pemilu 2014.

      Peran Bawaslu hingga tingkat lapangan sangat penting juga keterlibatan semua elemen masyarakat.

      Indonesian Parliamentary Center menyebutkan terdapat 14 kerawanan yang harus diwaspadai dalam penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014.

      Menurut Sulastio dari Indonesian Parliamentary Center, ke-14 kerawanan adalah pertama, KPU terlambat mengeluarkan aturan terkait penyelenggaraan Pemilu, misalnya, soal pembatasan alat peraga, padahal di berbagai tempat telah marak terpampang alat peraga calon atau nama partai yang terpasang sehingga mengganggu keindahan kota.

      Berbagai kerawanan lain adalah ketidakpuasan masyarakat terhadap daftar pemilih di mana banyak pemilih yang tidak terdaftar, termasuk ketidakpuasan kandidat atau caleg terhadap daftar calon tetap; kampanye yang menonjolkan kekuatan, serta kampanye di daerah konflik; saat pemungutan suara di mana persoalan yang timbul antara lain akibat pemungutan suara yang melewati batas waktu, penghitungan suara dilakukan hingga pagi hari dan lainnya.

      Kemudian kerawanan soal surat suara banyak yang rusak tapi tetap dipakai dan kondisi surat suara tambahan yang kurang; surat undangan pemilih yang tidak sampai tetapi namanya terdaftar sebagai pemilih; nama terdaftar sebagai pemilih tetapi tidak memiliki surat undangan pemilih; jumlah tempat pemungutan suara (TPS) lebih dari ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan; logistik pemilu yang kurang dari kebutuhan seperti tinta, fomulir, bilik suara, alat penanda, dan berbagai formulir lainnya.

      Selanjutnya, perbedaan persepsi tentang penandaan sahnya surat suara; dugaan penggelembungan suara, perasaan kecewa pendukung caleg atau partai politik; protes yang diabaikan penyelenggara pemilu dan terakhir yakni penyelenggara dinilai tidak transparan, jujur dan adil.

      Kerawanan juga ada pada dana Pemilu 2014. Biaya penyelenggaraan Pemilu 2014 dinilai oleh berbagai pihak masih sangat tinggi. Dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2014, Komisi II DPR-RI menyetujui anggaran Pemilu untuk KPU sebesar Rp15,41 triliun dan untuk Bawaslu sebesar Rp 3,26 triliun.

      Peneliti Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam mengatakan, sebenarnya anggaran penyelenggaraan Pemilu 2014 sudah dibahas sejak 2013.

      Ketika itu untuk KPU dialokasikan anggaran sebesar Rp7,3 triliun yang berasal dari APBN 2013 dan untuk Bawaslu sekitar Rp856 miliar. Dengan tambahan biaya itu maka biaya Pemilu 2014 pun semakin membengkak.

      Total biaya penyelenggaraan Pemilu untuk KPU sekitar Rp22 triliun dan Bawaslu sekitar Rp5 triliun. Besaran alokasi tersebut tidak jauh berbeda dengan Pemilu 2009 sekitar Rp23 triliun.

      Roy yang juga bergabung dalam Koalisi Untuk Akuntabilitas Keuangan (KUAK) Negara, itu khusus untuk pengamanan pemilu oleh Polri sekitar Rp3,5 triliun dari APBN 2014 sedangkan untuk TNI sekitar Rp100 miliar.

      Selain itu, di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga ada anggaran dari APBN 2014, dengan tema program meningkatkan partisipasi pemilih pemula dalam Pemilu 2014 sebesar Rp50 miliar. Pengelolaan anggaran tersebut berpotensi terjadi kerawanan dalam penyelewengan dana.

      Angka-angka itu menunjukkan Pemilu 2014 bakal memboroskan anggaran negara, juga rawan terhadap penyelewengan dana Pemilu alias dikorupsi.

      Bahkan untuk pemilu 2014 ini nampaknya akan sama dengan periode 2009 atau 2004 dimana justru komisioner KPU tersangkut kasus korupsi.

      Buktinya tahun lalu, KPU dan Bawaslu justru membeli mobil murah untuk para komisionernya.

      Berdasarkan riset Indonesia Budget Center (IBC) untuk Pemilu tahun 2004 dan 2009 beberapa titik rawan pengelolaan anggaran adalah terkait dengan urusan logistik.

      Yang paling rawan adalah untuk pengadaan kotak suara, lelang kertas suara, sistem distribusi logistik dan lelang tinta.

      Belajar dari pengalaman itu, titik-titik pengadaan logistik tersebut menurut Roy juga potensial bocor pada pemilu kali ini.

      Indikasinya menurut Roy sudah terlihat. Untuk lelang kotak suara misalnya ternyata dengan anggaran yang hampir sama tahun 2009 lalu, kualitas kotak suara tahun 2014 menurun yaitu berupa kotak kardus bukan alumunium. Selain itu surat suara juga rawan permainan dalam standar kelayakan kertas suara.

      Pengelolaan anggaran di Bawaslu juga rawan korupsi dan kongkalikong dengan partai.

      Untuk anggaran Pemilu 2014 ini dengan alasan dana yang minim untuk pengawasan, Bawaslu tiba-tiba akan menerima anggaran senilai Rp1,5 triliun untuk biaya saksi partai politik. Dana ini akan diambil dari dana optimalisasi APBN 2014.

      Ketua KPU Husni Kamil Manik mengajak seluruh pihak termasuk partai-partai politik untuk mengawasi proses Pemilu 2014 di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.

      Berdasarkan data yang dia himpun, tingkatan tersebut merupakan titik yang paling rawan dari kecurangan.

      Diasumsikan bahwa dalam dua kali bahkan pemilu sebelumnya yang paling rawan adalah di kecamatan hingga desa/kelurahan. Tingkatan yang aman justru yang paling bawah yaitu TPS.

      KPU membuat sistem administrasi yang kuat. Kemudian dalam sistem laporan penghitungan suara, KPU juga akan membuat sistem baru, seperti memastikan bahwa antara data yang dikirim dari basis TPS sampai pusat akan dipertanggungjawabkan.

      Sedangkan untuk mengatasi kebocoran dana pemilu, Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti merekomendasikan harus ada pengawasan untuk menciptakan transaparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran Pemilu di beberapa Lembaga seperti KPU, Bawaslu, Polri, TNI dan kementerian oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

      Khusus untuk pengadaan kotak suara, kertas suara, serta distribusi logistik di KPU yang rawan korupsi perlu diperbaiki dan diawasi KPK.

      Dengan pengamalan pemilu-pemilu sebelumnya yang berlangsung aman dan damai, tak ada alasan Pemilu 2014 ini berjalan ricuh, meskipun potensi kerawanan tetap ada.

      Saatnya kita kembali mengulang kesuksesan untuk menyelenggarakan pemilu yang damai. Pemilu damai itu indah. (B009)

      Pewarta: Budi Setiawanto

      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Terkini

      • Pemprov Sumut: pemulihan pascabencana harus membuat daerah lebih baik

        Pemprov Sumut: pemulihan pascabencana harus membuat daerah lebih baik

        3 jam lalu

      • Mendagri sebut sinergi pemulihan pascabencana di Sumut kian efektif

        Mendagri sebut sinergi pemulihan pascabencana di Sumut kian efektif

        3 jam lalu

      • Kejari Taput tetapkan dua tersangka korupsi LPJU PEN

        Kejari Taput tetapkan dua tersangka korupsi LPJU PEN

        6 jam lalu

      • Polres Tapsel tangani kasus dugaan kasus sabu di Muara Ampolu

        Polres Tapsel tangani kasus dugaan kasus sabu di Muara Ampolu

        6 jam lalu

      • Sopir pickup tewas di tempat usai tabrak truk

        Sopir pickup tewas di tempat usai tabrak truk

        7 jam lalu

      Foto

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      Terpopuler

      Polda Sumut: Operasi Toba 2026  tingkatkan kesadaran berlalu lintas

      Polda Sumut: Operasi Toba 2026 tingkatkan kesadaran berlalu lintas

      Parlindungan resmi jabat Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumut

      Parlindungan resmi jabat Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumut

      Ini yang dilakukan Pemkot Pematangsiantar optimalkan Terminal Tanjung Pinggir

      Ini yang dilakukan Pemkot Pematangsiantar optimalkan Terminal Tanjung Pinggir

      Musda XI Golkar Sumut tetapkan Andar Amin Harahap Ketua DPD secara aklamasi

      Musda XI Golkar Sumut tetapkan Andar Amin Harahap Ketua DPD secara aklamasi

      Komisi VIII DPR kunjungan kerja spesifik ke Deli Serdang

      Komisi VIII DPR kunjungan kerja spesifik ke Deli Serdang

      Antara News sumut
      sumut.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Berita Sumut
      • Regional
      • Ekonomi Dan Bisnis
      • Hukum Dan Kriminal
      • Olahraga
      • Editorial
      • Peristiwa
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA
      notification icon
      Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com