Medan, 3/2 (Antara) -Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melibatkan jajaran TNI untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah itu, selain untuk kepentingan daerah setempat juga untuk nasional.
"Sumut berkomitmen memperkuat ketahanan pangan termasuk terus menjadi salah satu provinsi penyangga ketahanan pangan nasional.Untuk itu semua upaya dilakukan termasuk melibatkan jajaran TNI,"kata Gubernur Sumut, H Gatot Pujo Nugroho di Medan, Senin.
Menurut dia, kesepakatan untuk memperkuat ketahanan pangan itu sudah ditandatangani di Medan, 27 Januari lalu.
Kesepakatan itu sendiri merupakan tindak lanjut dari rapat kabinet yang dipimpin Presiden tahun lalu di Bukit Tinggi yang melahirkan Implementasi Bukit Tinggi Action Plan .
Gatot menjelaskan, dewasa ini sedang di data lahan tidur dan potensinya untuk kemudian diberdayakan kembali dengan melibatkan kedua jajaran yakni Pemerintah dan prajurit TNI dalam pendampingan program penjagaan keberlangsungan pangan.
Dia menjelaskan, Sumut merupakan salah satu provinsi penyangga dari program pemerintah secara nasional yang mencapai surplus 10 juta ton beras di tahun ini.
"Dengan kesepakatan itu diharapkan program ketahanan pangan Pemerintah bisa terwujud secara lebih cepat dan baik,"katanya.
Selain tanaman pangan, kata dia, kesepakatan itu juga untuk sektor hortikultura, tanaman perkebunan peternakan, perikanan dan termasuk pemberdayaaan masyarakat di sekitar hutan.
. "Semua program itu termasuk pemberdayaan masyarakat diharapkan juga bisa menekan alih fungsi lahan untuk berbagai kepentingan mulai pemukiman hingga industri,"katanya.***3***
(T.E016/B/M. Taufik/M. Taufik)