Jakarta, 22/2 (Antara) - PT Steel Pipe Industry (Spindo) Tbk (Persero) resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada Jumat.
Spindo yang tercatat dengan kode emiten ISSP di BEI, melakukan IPO dengan jumlah penawaran sebanyak 2,9 miliar saham baru atau sebesar 40,36 persen dari total saham yang dimiliki 7.185.992.035 setelah IPO dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham.
"Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi efek akan kami gunakan untuk belanja modal sebesar 42,94 persen atau Rp730 miliar," kata Presiden Direktur Spindo Ibnu Susanto di BEI, Jumat.
Selain itu, lanjut Ibnu, hasil penawaran juga akan digunakan untuk pelunasan kredit modal kerja sebesar 12,06 persen atau Rp205 miliar untuk pelunasan kredit modal kerja ke PT Indonesia Eximbank.
Hasil penawaran juga akan digunakan untuk peningkatan modal kerja sebesar 45 persen atau Rp765 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Andalan Artha Advisindo (AA)A Sekuritas.
Harga penawaran perdana saham Spindo ditetapkan Rp295 per saham, dari rentang harga perdana saham yang ditawarkan Rp260-Rp390 per saham.
Pada pembukaan, harga saham sempat naik tipis 1,69 persen menjadi Rp300 dengan harga saham tertinggi Rp305 dan terendah Rp270.
Saham sudah diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak 614 kali dengan volume 112.277 lot dan nilai total transaksi 16,84 miliar.
Adapun masa penawaran awal mulai 28 Januari-4 Februari 2013, penjatahan pada 20 Februari 2013.