Madina (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina), Sumatera Utara, melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap sekitar 160 lebih pejabat di lingkungan pemerintah daerah, Rabu (20/5) siang.

Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Mandailing Natal Nomor 821.2/0393/K/2026 tentang pengangkatan, pengukuhan, dan pemberhentian dalam dan dari jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, serta pengawas.

Salah satu rotasi yang paling menyita perhatian publik adalah perpindahan dr Mhd. Faisal Sitorang, M.K.M dari jabatan Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Pergeseran ini dinilai cukup strategis karena menyentuh dua sektor pelayanan dasar, yakni kesehatan dan pendidikan.

Selain itu, Birul Walidain juga mengalami pergeseran dari Kepala Bappeda menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Afrizal yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD kini dipercaya sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Madina.

Sementara itu, sejumlah pejabat lainnya tetap dipertahankan di posisinya, di antaranya Drs. Lismulyadi Nasution sebagai Asisten Administrasi Umum dan Drs. M. Sahnan Pasaribu sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Pengukuhan juga diberikan kepada beberapa kepala OPD, seperti Ahmad Faizal sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Khairunnida sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Irsal Pariadi tetap menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan Mukhsin Nasution sebagai Kepala BPBD.

Selain pejabat tinggi pratama, rotasi juga menyentuh jabatan administrator dan pengawas, termasuk lurah serta kepala puskesmas di berbagai wilayah.

Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution dalam arahannya menegaskan bahwa promosi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Yang kita terima setiap bulan adalah uang rakyat. Tentu harus kita jawab dengan pemberian pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan yang menjadi sorotan masyarakat.

“Di bidang kesehatan, kita perlu meningkatkan pelayanan agar keluhan yang muncul di masyarakat bisa berkurang. Di bidang pendidikan juga demikian,” katanya.

Saipullah berharap para pejabat yang dilantik mampu menghadirkan inovasi, kreativitas, serta terobosan dalam menjalankan tugas. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan kepercayaan yang diberikan.

“Buktikan dengan kinerja nyata, loyalitas kepada pimpinan dan organisasi, serta pelayanan prima kepada masyarakat,” tegasnya.

Pelantikan tersebut turut disaksikan unsur Forkopimda, para kepala OPD, pejabat struktural, serta keluarga pejabat yang dilantik.

Pemerintah daerah berharap rotasi ini dapat memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal.



Pewarta: Holik
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026