Padangsidimpuan (ANTARA) - Tausiyah Ramadhan 1447 Hijriyah hari ke-18 di Masjid Al Ikhlas Samora, Kota Padangsidimpuan, Minggu, diisi oleh H. Dr. Sufrin Efendi Lubis, Lc., MA yang menyoroti berbagai peluang meraih pahala di bulan suci Ramadan.

Dalam ceramahnya, ia mengajak umat Islam meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan, sekaligus tidak terpaku hanya pada satu atau dua jenis ibadah.

Menurutnya, umat Islam umumnya fokus pada ibadah yang bersifat fisik seperti puasa, salat malam, membaca Al-Qur’an, dan menghadiri majelis ilmu.

Namun, ia menekankan bahwa terdapat ibadah lain yang juga memiliki nilai pahala besar, terutama ibadah yang memberi manfaat kepada orang lain.

Sufrin menjelaskan bahwa ibadah yang berkaitan dengan harta, seperti infak dan sedekah, tidak hanya menghapus dosa tetapi juga memberi peluang pahala yang terus mengalir.

“Ketika kita berinfak dan orang lain merasakan manfaatnya, maka kita juga berpeluang mendapatkan pahala dari kebaikan yang dilakukan orang tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa membantu meringankan kesulitan orang lain, termasuk membantu melunasi utang, merupakan amal yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.

Sufrin juga mengingatkan bahwa para sahabat Nabi pernah mempertanyakan tentang infak, yang kemudian dijawab melalui firman Allah dalam Al-Qur’an (Al Baqarah 215) agar umat Islam menafkahkan harta terbaik kepada pihak yang paling berhak menerima.

Karena itu, Dosen UIN Syahada Padangsidimpuan ini mengajak jamaah memanfaatkan sisa Ramadhan dengan memperbanyak amal sosial seperti infak, sedekah, dan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.



Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026