Padangsidimpuan (ANTARA) - Tausiyah Ramadhan hari ke-17 disampaikan Ustadz Dr.Sufrin Efendi Lubis di Masjid Al Ikhlas Samora, Kota Padangsidimpuan, Sabtu. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah melakukan evaluasi ibadah setelah menjalani lebih dari separuh Ramadan.
Menurutnya, Ramadhan dapat diibaratkan sebagai perjalanan menuju target ibadah selama 30 hari. Memasuki hari ke-17, umat Islam perlu melihat kembali sejauh mana capaian ibadah yang telah dilakukan.
Ia menegaskan ukuran keberhasilan ibadah dilihat dari kesempurnaan di akhir, meski masih ada kekurangan yang terjadi di awal Ramadan.
“Kalaupun target belum tercapai, masih ada waktu sekitar 12 hari lagi untuk memperbaiki dan meningkatkan amal ibadah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa iman menjadi faktor utama yang mendorong seseorang beribadah dengan sungguh-sungguh, karena iman bersifat abstrak namun tercermin melalui perbuatan.
Sufrin juga mengisahkan keteguhan para sahabat Nabi yang tetap mempertahankan keimanan meski menghadapi tekanan keluarga dan lingkungan.
Menurutnya, keteladanan para sahabat menunjukkan bahwa kekuatan iman mampu mendorong seseorang berkorban demi menjalankan ajaran agama.
Ia mengajak jamaah memanfaatkan sisa Ramadhan untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak amal, serta mempersiapkan diri menyambut malam Lailatul Qadar.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026