Padangsidimpuan (ANTARA) - Ustadz H. Dr. Safrin Efendi Lubis menyampaikan tausiyah hari kelima Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Al-Ikhlas Samora, Kota Padangsidimpuan, dengan membahas nama Allah As-Samad, Senin.

Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa As-Samad bermakna Allah SWT Maha Sempurna dalam seluruh sifat-Nya dan tidak memiliki kekurangan sedikit pun.

Menurutnya, kesempurnaan tersebut meliputi sifat Maha Mendengar, Maha Melihat, Maha Mengetahui, Maha Kaya, serta Maha Penyayang tanpa batas.

Ia menegaskan, karena Allah Maha Sempurna, maka seluruh makhluk bergantung kepada-Nya dalam segala urusan, baik urusan dunia maupun akhirat.

Safrin mengutip sejumlah hadis yang menjelaskan bahwa Allah SWT tidak berkurang sedikit pun kekayaan-Nya meski seluruh manusia memohon dan dikabulkan permintaannya.

Ia juga menyampaikan bahwa manusia dianjurkan untuk senantiasa berdoa dan meminta kepada Allah, karena ketergantungan kepada-Nya merupakan fitrah setiap makhluk.

Menurutnya, keyakinan terhadap sifat As-Samad akan melahirkan ketenangan batin, sebab seorang hamba percaya Allah mengetahui dan menetapkan yang terbaik baginya.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan agar umat tidak terlalu mencemaskan urusan dunia, karena apa yang menjadi bagian seseorang tidak akan tertukar.

Ia menutup tausiyah dengan mengajak jamaah memperkuat tauhid dan menjadikan keyakinan kepada Allah sebagai sumber ketenangan dalam kehidupan sehari-hari.



Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026