Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution segera membangunkan sumur bor warga akibat longsor di Kampung Durian, Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumut.
Bobby mengatakan, pembangunan sumur bor ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan.
"Kita akan suplai air bersih terlebih dahulu, kemudian kita bangunkan sumur bor agar kebutuhan air bersih warga bisa terpenuhi," ujar Bobby setelah mendengarkan keluhan warga di Kampung Durian, Desa Huta Godang, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu.
Gubernur mengatakan, hingga kini warga Dusun Kampung Durian di Desa Huta Godang mengalami kesulitan air bersih usai bencana hidrometeorologi menerjang kawasan ini akhir November lalu.
Bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor di Tapanuli Selatan telah mengakibatkan sejumlah sumur sebelumnya digunakan oleh warga rusak akibat tertimbun material longsor.
"Bencana longsor di Dusun Kampung Durian ini telah menyebabkan 26 warga meninggal dunia," jelas Bobby.
Selain itu, menurut dia, puluhan unit rumah mengalami rusak berat, dan bahkan hilang tertimbun material longsor, sehingga pemerintah berencana merelokasi rumah-rumah warga terdampak.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution telah meninjau lokasi rencana pembangunan 227 hunian tetap korban bencana hidrometeorologi di kebun karet milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV, Desa Hapesong Baru, Tapanuli Selatan, Sumut.
"Rumah-rumah warga yang rusak juga, kita relokasi. Lokasinya nanti kita tentukan bersama, tergantung kesepakatan warga. Kita berharap langkah ini bisa mengurangi beban saudara-saudara kita terdampak bencana," tutur Bobby.
Maya, warga Dusun Kampung Durian di Desa Huta Godang mengatakan, bencana hidrometeorologi telah menyebabkan dirinya kehilangan ayah, ibu, serta adiknya.
Dia berharap, lokasi relokasi yang dilakukan oleh pemerintah tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya saat ini, karena statusnya masih bersekolah.
"Kalau direlokasi, maunya masih dekat dari sini. Kami sudah lama tinggal di sini, banyak kenangan, dan saya juga masih sekolah," ujar Maya yang saat ini duduk di kelas III SMP.
Kepala Dusun Kampung Durian di Desa Huta Godang Wawan menyampaikan, ada permasalahan dengan jaringan kelistrikan akibat tegangan terlalu tinggi setelah bencana terjadi.
Kondisi tersebut, lanjut dia, menyebabkan sejumlah perangkat elektronik di salah satu rumah warga di dusun ini rumah mengalami kerusakan.
"Selain air yang masih sulit, ada satu rumah yang listriknya kelebihan arus, sehingga barang-barang elektronik rusak. Kalau di rumah lain, di awal-awal saja, sekarang sudah normal," kata Wawan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gubernur Bobby bangunkan sumur bor warga akibat longsor di Tapsel
