Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologis dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk waspada potensi terjadinya hujan dengan durasi lama di sebagian wilayah Sumatera Utara pada Senin (4/5).

"Waspadai hujan ringan hingga sedang dalam durasi cukup lama di lereng barat, pantai barat, lereng timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Defri Mendoza di Medan, Minggu.

Ia menyampaikan, secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Senin pagi berpotensi hujan ringan di Kepulauan Nias.

Sementara pada siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Sumatera Utara.

Hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas, Padanglawas Utara, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara dan sekitarnya.

Malam hari masih berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Sumatera Utara di mana hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di wilayah Kepulauan Nias dan sekitarnya.

Serta pada dini hari rata-rata berawan di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Suhu udara rata rata 16 hingga 33 derajat Celcius, kelembaban 68-l hingga 98 persen dan angin bertiup dari Timur hingga Selatan dengan kecepatan 3 hingga 8 km per jam.

Sementara Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Christen Marpaung menyebutkan sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang tinggi pada 4 - 7 Mei 2026.

Pola angin di wilayah Sumatera Utara pada umumnya bergerak dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 4-18 knot.

Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 dapat terjadi di Perairan Barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, dan Perairan Barat Kepulauan Batu.

Kepada nelayan yang menggunakan perahu diminta waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mecapai 1, 25 meter serta kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 Meter.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026