Langkat (ANTARA) - Bupati Langkat Syah Afandin momentum Ulang Tahun Ke-54 Korpri marilah kita jadikan sebagai upaya untuk meneguhkan Korpri sebagai penguat NKRI dan pelindung ASN.
Itu disampaikan Bupati mengawali sambutan saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) Peringatan HUT Korpri ke-54 Tahun 2025, di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin.
Bupati melanjutkan, tema peringatan tahun ini adalah, “Bersatu, Berdaulat, bersama Korpri dalam mewujudkan Indonesia Maju,” yang mengandung pesan yang sangat dalam dan strategis.
Dimana tema ini mengingatkan akan pentingnya memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di era modern ini.
Selain itu, tema ini menegaskan peran strategis Korpri sebagai organisasi yang mampu memperkuat kedaulatan bangsa melalui profesionalisme, integritas, dan semangat pengabdian yang tinggi.
“Korpri sebagai organisasi yang telah menginjak usia 54 tahun adalah simbol kekuatan, kebersamaan, dan pengabdian seluruh aparatur negara.
Organisasi ini berfungsi sebagai perekat dan penggerak utama dalam mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus sebagai motor penggerak pembangunan nasional dan daerah.
"Korpri harus mampu menjadi contoh teladan dalam hal integritas, etika kerja, serta keberanian dalam mengedepankan kepentingan bangsa dan negara,” katanya.
Bupati menilai di tengah berbagai dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks saat ini, peran Korpri menjadi semakin vital. Perlu disadari bahwa keberhasilan pembangunan nasional dan daerah sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi seluruh komponen bangsa, terutama aparaturnya sendiri.
Oleh karena itu, melalui momentum peringatan hari ini, saya mengajak seluruh anggota Korpri di Kabupaten Langkat untuk terus memperkuat komitmen dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas dan kewajibannya,” ujar Bupati.
“Mari kita tingkatkan kompetensi, profesionalisme, serta integritas agar mampu memberikan pelayanan yang prima dan mampu menjawab berbagai tantangan zaman,” ajaknya.
Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan kegiatan penyerahan bantuan tali asih dari Bupati Langkat beserta seluruh ASN dan anggota Korpri kepada 42 anak yatim.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tambah Bupati.
Di akhir amanat, Bupati Langkat menyampaikan musibah banjir yang terjadi di Aceh dan Sumatera dan terkhusus di 14 Kecamatan di Kabupaten Langkat yang menyebabkan kerugian moril dan materil, yang disebutnya sebagai yang terparah. Ia berharap bencana tersebut menjadi pelajaran untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kesiapsiagaan.
“Sudah saatnya seluruh rakyat Langkat bersatu, saling membantu, dan bergerak bersama membangun daerah,” ujarnya
Turut hadir wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti, Sekda Amril, Para Staf Ahli Bupati dan para Asisten Setdakab Langkat, para kepala perangkat daerah, para camat se-kabupaten Langkat jajaran pengurus Korpri Kabupaten Langkat, dan seluruh aparat sipil negara ASN
