Simalungun (ANTARA) - Semangat Baru Indonesia menggelar silaturahmi nasional dan peluncuran organisasi di Hotel Khas, Parapat, Kabupaten Simalungun, Minggu (19/10).
Dalam acara tersebut, diluncurkan filosofi logo dan manifesto Semangat Baru Indonesia, yang semakin mempertegas komitmen organisasi ini dalam membawa perubahan positif bagi bangsa.
Kegiatan diisi dengan dialog kebangsaan menghadirkan pakar ilmu filsafat dan politik Rocky Gerung, pakar ilmu politik Shohibul Anwar dan Faisal Andri Mahrawa.
Rocky Gerung, yang menyoroti pentingnya membangun kesadaran berpikir kritis di tengah masyarakat.
Ia menilai SBI dapat menjadi wadah baru bagi publik untuk menghidupkan budaya dialog dan kebebasan berpikir.
Ketua Umum Semangat Baru Indonesia, Puji Rahmat Harahap menjelaskan, organisasi sosial dan kebangsaan ini digagas atas dasar pilar kesetiakawanan, keberanian, serta transparansi.
Keanggotaan terbuka bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam membangun bangsa, karena Semangat Baru Indonesia bukan partai politik.
Saat ini, kepengurusan Semangat Baru Indonesia sudah terbentuk di delapan provinsi.
Dewan Pembina Semangat Baru Indonesia, JR Saragih memaparkan, gerakan semangat baru mulai digaungkan pada tahun 2010 saat menjabat sebagai Bupati Simalungun.
Gerakan ini katanya, adalah wadah berdiskusi dan menyampaikan kebenaran dengan menyalakan kembali api semangat untuk memajukan Indonesia.
Acara dihadiri Bupati Simalungun, H Anton Achmad Saragih dan sejumlah pejabat Pemkab Simalungun, anggota DPRD Sumut Rony Reynaldo Situmorang.
