Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memperkuat koordinasi dengan pemerintah setempat terkait penyaluran bantuan cadangan pangan berupa beras kepada masyarakat penerima manfaat di wilayah itu.
"Untuk data penerima manfaat masih menunggu dari pusat, saat ini kami melakukan koordinasi intensif kepada pemerintah setempat terkait penyaluran beras," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Jumat.
Budi mengatakan koordinasi dengan pemerintah setempat tersebut untuk menginformasikan pihaknya telah mendapatkan amanat dalam penyaluran beras di wilayah sebagai alokasi Oktober-November 2025.
Menurut dia, koordinasi secara intensif tersebut untuk mempermudah dalam penyaluran beras bantuan pangan kepada penerima manfaat di wilayah itu.
"Setelah data dari pusat sudah dapat, kami langsung melakukan penyaluran bantuan pangan tersebut," kata dia.
Di sisi lain, Bulog Sumut terus melakukan proses pengemasan untuk bantuan pangan itu sekitar 4.700 ton dari total target 16.655 ton beras.
"Dijadwalkan pemberian beras sama seperti periode sebelumnya, penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras," katanya.
Sebelumnya penyaluran bantuan pangan itu telah selesai dengan target sekitar 16.655 ton beras untuk diberikan kepada 832.772 keluarga penerima manfaat di wilayah Sumut.
"Semoga dengan adanya penyaluran bantuan pangan ini dapat membantu kepada keluarga penerima manfaat, dan bisa menstabilkan harga beras di pasar," ucapnya.
