Medan, Sumut (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan sebanyak 11.773 ton beras kepada keluarga penerima bantuan pangan di wilayahnya untuk alokasi Oktober-November 2025.
"Capaian itu sudah mencapai 69,7 persen dari total 844.696 keluarga penerima bantuan pangan," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Sumut, Senin.
Budi melanjutkan penyaluran bantuan pangan berupa beras ditambah empat liter minyak goreng setiap keluarga itu berlokasi di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Labuhanbatu Utara, dan Kota Medan.
Menurut dia, penyaluran bantuan pangan itu belum maksimal karena masih ada daerah yang terdampak bencana seperti Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Sibolga karena ruas jalan masih ada yang terputus.
"Selain itu, wilayah yang masih berpotensi hujan mengakibatkan banjir seperti di Langkat," tutur dia.
Secara nasional, Program Bantuan Pangan Beras dan minyak goreng dengan alokasi pada Oktober-November 2025 menyasar 18,27 juta penerima bantuan pangan.
Penyaluran itu tindak lanjut dari Surat Tugas Badan Pangan Nasional Nomor 347/TS.03.03/K/2025 yang menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan pangan kepada penerima bantuan pangan di seluruh Indonesia.
Bulog berkomitmen memberikan pelayanan logistik terbaik untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Pihaknya berharap program bantuan pangan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga berperan dalam menjaga stabilitas harga di pasar dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Di sisi lain, stok total beras di gudang Bulog Sumut saat ini mencapai 42.000 ton. Jumlah itu, cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan pokok baik penyaluran bantuan pangan, bantuan bencana alam maupun program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke sejumlah mitra.
