Medan (ANTARA) - Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara Rudy Brando Hutabarat mengatakan kegiatan Medan Digifest 2025 menyokong perluasan transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

"Melalui momentum itu, kami menginginkan masyarakat semakin terbiasa dengan transaksi digital yang aman, mudah, cepat dan andal,” ujar Rudy di Medan, Sabtu.

Ia mengatakan setiap bank di wilayah itu tersambung dengan sistem pembayaran digital tersebut, sehingga masyarakat lebih mudah bertransaksi dengan menggunakan QRIS. Sistem pembayaran digital itu tentu juga menguntungkan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mengikuti festival. 

Selain menampilkan pameran inovasi layanan pembayaran, Medan Digifest 2025 juga diramaikan dengan bazar kuliner, kerajinan UMKM lomba dan hiburan kreatif yang melibatkan partisipasi luas masyarakat, dan dapat meningkatkan transaksi QRIS, ujar dia.

Pemanfaatan QRIS, menurut dia, juga tentu menguntungkan juga bagi para wisatawan asing yang datang, karena tidak perlu lagi menukar mata uang jika berbelanja di wilayah itu, katanya, menambahkan. 

Sebaliknya jika masyarakat Sumut pergi ke luar negeri dapat bertransaksi menggunakan QRIS dengan maksimal sebesar Rp10 juta, kata Rudy. Beberapa negara yang sudah menerima transaksi dengan QRIS antara lain Singapura, Thailand, Malaysia dan Jepang.

"Hal ini mempermudah bertransaksi antarnegara, dan pastinya dapat menumbuhkan perekonomian di wilayah itu terutama pelaku usaha di wilayah itu," ujar dia.

BI Sumut menerima penghargaan dari Musim Rekor Indonesia (MURI) pada pelaksanaan 3rd International Indonesia Pencak Silat Open Championship 2025 yang berlangsung pada 4-10 Agustus 2025 lalu di Medan, atas 2.053 transaksi keuangan antaranegara se-Indonesia. Sebanyak 3.265 peserta dari 20 negara mengikuti ajang tersebut. 



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026