Medan (ANTARA) - PT Bank Sumut (Perseroda) menyebutkan, bahwa aplikasi Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (Qresto) membuat pajak hotel, restoran, dan kafe (horeka) langsung masuk ke kas daerah.

"Qresto ini merupakan inovasi digital, dan pajak hotel, restoran, dan kafe langsung ke kas daerah saat transaksi terjadi. Skema ini menjadi yang pertama di Indonesia," ucap Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank Sumut Sandhy Sofian setelah meluncurkan aplikasi QRESTO bersama Pemerintah Kota Medan di Medan, Sumatera Utara, Senin (27/4).

Langkah ini, lanjut dia, mempertegas posisi Bank Sumut sebagai pionir digitalisasi keuangan daerah sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).

Di sisi lain, Pemerintah Kota Medan tampil sebagai daerah pelopor yang berani mendorong transparansi pengelolaan pajak berbasis teknologi.

Qresto ini adalah suatu inovasi yang merupakan pengembangan dari sistem pembayaran digital berbasis QRIS.

"Qresto bekerja memanfaatkan sistem QRIS yang sudah akrab di masyarakat. Bedanya, setiap transaksi pembayaran otomatis memisahkan 10 persen pajak, dan langsung menyetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kota Medan tanpa pelaporan manual, tanpa jeda waktu," tegasnya.

Sandhy mengatakan, inovasi ini bukan sekadar pengembangan sistem pembayaran karena selama ini pemungutan pajak hotel, restoran, dan kafe mengandalkan sistem self assessment bergantung pada pelaporan wajib pajak.

Skema tersebut kerap menghadapi tantangan, seperti keterlambatan hingga potensi ketidaksesuaian data, dan Qresto hadir memutus celah tersebut dengan sistem otomatis bekerja dalam hitungan detik.

"Qresto adalah komitmen kami memastikan setiap rupiah pajak daerah tercatat, tersalurkan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan real time," tegas Sandhy.

Pihaknya juga menjelaskan, Qresto juga terintegrasi dengan sistem Smartax milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan.

"Proses administrasi seperti penerbitan Surat Tanda Setoran (STS) berlangsung secara otomatis, sementara seluruh data transaksi dipantau secara real time melalui dashboard," katanya.

"Kami juga mengajak seluruh pemerintah daerah di Sumatera Utara mulai menerapkan Qresto sebagai bagian dari program digitalisasi keuangan pemerintah yang lebih akuntabel," papar Sandhy.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai, kehadiran Qresto sebagai jawaban atas kebutuhan transparansi publik.

"Masyarakat berhak tahu, bahwa pajak yang mereka bayar benar-benar kembali ke daerah. Dengan sistem ini, begitu transaksi terjadi, pajak langsung masuk ke kas daerah di hari yang sama,” kata Rico.

Rico menekankan, Qresto tidak hanya memperkuat akuntabilitas, tetapi juga membangun kepercayaan publik dan sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak.

"Pemkot Medan bahkan akan memberikan penanda khusus bagi restoran pengguna Qresto sebagai simbol usaha yang transparan dan berintegritas," papar Rico.

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026