Pematang Siantar (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematang Siantar menerima kunjungan edukasi dari SMK 1 Perguruan Taman Siswa Pematang Siantar, di Lantai 4 Gedung Bank Indonesia Pematang Siantar, Selasa (12/5).
Kegiatan ini diikuti 110 pelajar dan 11 guru pendamping sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi kebank-sentralan bagi generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan berbagai aspek kebank-sentralan, meliputi peran dan fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kebijakan sistem pembayaran, serta kebijakan pengelolaan uang rupiah.
Materi disampaikan secara interaktif guna memberikan pemahaman kepada peserta mengenai tugas Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Kepala SMK 1 Perguruan Taman Siswa Pematang Siantar, Martua Marpaung SPd berharap, para pelajarnya dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, sehingga dapat menambah wawasan dan pemahaman mereka terkait dunia ekonomi dan keuangan.
Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan BI Pematang Siantar, M Fauzan Robbani menjelaskan peran strategis Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Bank Indonesia, sebagai bank sentral, memiliki tujuan utama untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa yang tercermin dari tingkat inflasi, maupun terhadap mata uang negara lain yang tercermin pada nilai tukar rupiah.
Ada tiga tugas utama Bank Indonesia untuk mencapai tujuan tersebut, yakni menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter guna menjaga inflasi tetap terkendali dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Selain menjaga kelancaran sistem pembayaran, baik tunai maupun non tunai, termasuk mendorong digitalisasi transaksi melalui QRIS dan sistem pembayaran digital lainnya yang aman dan efisien.
Begitu juga untuk menjaga stabilitas sistem keuangan agar aktivitas perbankan dan sektor keuangan tetap sehat sehingga mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Selain itu, Bank Indonesia juga memiliki peran penting dalam pengelolaan uang rupiah, mulai dari perencanaan, pencetakan, pengedaran, hingga pencabutan dan pemusnahan uang yang sudah tidak layak edar.
Melalui fungsi tersebut, Bank Indonesia memastikan ketersediaan uang rupiah yang layak edar di seluruh wilayah Indonesia serta mengajak masyarakat untuk semakin cinta, bangga, dan paham rupiah.
Kegiatan kunjungan edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong pemanfaatan sistem pembayaran digital yang aman, cepat, dan efisien di era transformasi digital saat ini.
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026