Medan (ANTARA) - PT Bank Sumut (Perseroda) menampilkan peran strategisnya dalam capaian kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, sebagai bukti nyata bahwa sinergi yang solid mampu mendorong pembangunan daerah inklusif dan berkelanjutan.

Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah dalam peringatan Hari Jadi ke-193 Kabupaten Simalungun, Sabtu (18/4), menegaskan, bahwa kinerja Bank Sumut Cabang Pematang Raya menunjukkan tren pertumbuhan positif dan berdaya saing. 

Aset tercatat tumbuh 5,25 persen menjadi Rp1,04 triliun, laba meningkat 10,96 persen menjadi Rp77,62 miliar, dana pihak ketiga melonjak 30,04 persen menjadi Rp902,9 miliar, serta penyaluran kredit tumbuh 6,11 persen menjadi Rp1,03 triliun.

"Ini bukan sekadar angka, tetapi refleksi dari kepercayaan masyarakat dan efektivitas kolaborasi dengan pemerintah daerah,” ujar Heru.

Kontribusi ini, lanjut dia, juga berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas fiskal di daerah. Sebagai pemegang saham dengan nilai Rp100,05 miliar, Pemerintah Kabupaten Simalungun menerima dividen sebesar Rp22,8 miliar dari Bank Sumut.

Di sisi lain, lanjut dia, dukungan sosial perusahaan terus diperkuat melalui realisasi CSR sebesar Rp3,3 miliar lima tahun terakhir, termasuk pembangunan videotron di Pantai Bebas Parapat senilai Rp700 juta.

Kemudian, dukungan terhadap berbagai agenda strategis daerah, seperti MTQ ke-51, Simalungun Geo Product Fest, Gebyar QRIS Merdeka hingga Bulan Inklusi Keuangan.

Dengan memperluas akses layanan, Bank Sumut juga menghadirkan jaringan yang semakin dekat dengan masyarakat meliputi 1 kantor cabang, 6 kantor cabang pembantu, 1 layanan di Mal Pelayanan Publik, 3 layanan kas Samsat, dan dukungan jaringan ATM dan layanan lainnya. 

"Hal ini menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan layanan keuangan yang mudah, cepat, dan merata di seluruh wilayah Simalungun," jelas Heru.

Sejalan semangat transformasi “Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi", Bank Sumut juga mempercepat digitalisasi daerah melalui pengembangan 156 agen Sumut Link, dan 65 merchant QRIS aktif.

Inisiatif lainnya implementasi QRIS Mata Pajak untuk retribusi daerah dengan memfasilitasi sekitar 385.000 Wajib Pajak PBB agar dapat bertransaksi secara lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

"Hubungan Bank Sumut dan Pemerintah Kabupaten Simalungun bukan sekadar kemitraan, tetapi sinergi strategis yang terus kami dorong untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” tegas Heru. 

Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih SE MM mengapresiasi atas kontribusi Bank Sumut dalam pembangunan daerah. 

Ia menegaskan, kolaborasi yang kuat dengan mitra strategis menjadi kunci dalam mewujudkan visi Simalungun Maju.

“Pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga harus memperkuat karakter dan jati diri masyarakat,” ujar Anton saat membuka rangkaian pesta rakyat Hari Jadi ke-193 Kabupaten Simalungun.

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026