Tapanuli Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 18.844 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan menurunkan angka kemiskinan.
Launching penyaluran bantuan digelar di Kantor Camat Sipirok, Selasa (5/8), dan dihadiri langsung oleh Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu bersama Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga serta sejumlah pejabat daerah.
“Beras yang kami salurkan adalah beras berkualitas, layak konsumsi, dan bebas dari oplosan. Ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat sekaligus upaya menjaga stabilitas harga pangan,” ujar Bupati Gus Irawan dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program nasional yang mendukung pengendalian inflasi serta pencegahan kerawanan pangan, terutama di wilayah rentan.
“Harapan kami, bantuan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menekan angka kemiskinan ekstrem, mencegah stunting, serta memperbaiki kondisi gizi masyarakat,” tegasnya.
Kepala Perum Bulog Cabang Padangsidimpuan, Berdian Wiradika Damanik, menyampaikan bahwa bantuan ini bersumber dari cadangan pangan pemerintah yang dikelola oleh Bulog. Data penerima, katanya, telah disesuaikan dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Secara nasional, bantuan pangan ini menyasar 18,3 juta penerima. Di Kecamatan Sipirok sendiri, terdapat 2.167 KPM yang menerima alokasi bantuan bulan Juni dan Juli 2025,” jelas Berdian.
Bantuan berupa 20 kilogram beras per keluarga ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memperkuat daya tahan sosial-ekonomi warga di tengah berbagai tantangan global.
