Lubuk Pakam (ANTARA) - Sebanyak 1.695 mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) selama 40 hari di 80 desa di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan di Lubuk Pakam, Selasa, kepada para mahasiswa mengatakan kecerdasan intelektual tidak cukup untuk menjadikan seseorang menjadi berhasil di tengah-tengah masyarakat.
Di tengah kompetisi yang begitu ketat, katanya, kecerdasan intelektual yang telah didapatkan di bangku kuliah harus mampu diimplementasikan secara nyata.
"Tunjukkan bahwa anda betul-betul seorang mahasiswa yang layak untuk bisa berhasil ke depannya di tengah masyarakat. Tunjukkan bahwa Anda memang berasal dari almamater yang baik, yaitu Unimed," katanya.
Jika para mahasiswa mendapat masalah saat KKN, ia memastikan, Pemkab Deli Serdang, kecamatan atau desa setempat akan siap mendampingi.
Setelah melaksanakan KKN dan tamat kuliah, katanya, para mahasiswa harus siap berkompetisi dalam menentukan nasib sendiri, menjadi pribadi masing-masing di tengah-tengah masyarakat.
"Saya yakin, setelah wisuda, anda akan lebih mudah beradaptasi dan berkompetisi di tengah-tengah masyarakat. Hidup ini keras. Jauh lebih dari keras dari sengatan matahari yang anda terima saat ini. Tidak sedikit tamatan kuliah yang masih menganggur dan orang yang tidak berhasil mengatasinya, menurut saya adalah orang yang punya gelar tapi tak mampu mengimplementasikan gelarnya itu," katanya.
Ia berharap, para mahasiswa Unimed yang melaksanakan KKN bisa membuat karya yang bisa diingat masyarakat.
Misalnya, katanya, melakukan verifikasi warga miskin dan melaporkan kepada pemerintahan desa atau kecamatan, sehingga warga miskin tersebut mendapat bantuan dari pemerintah, atau membantu penanganan stunting, dan kegiatan lain yang berdampak langsung dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat.
Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unimed Lasker P Sinaga dalam kesempatan yang sama mengemukakan, KKN merupakan mata kuliah wajib di Unimed dan juga melakukan program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Tujuannya, ucapnya, menerapkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat untuk meningkatkan potensi masyarakat serta mendapatkan pembelajaran.
KKN menjadi kesempatan besar bagi mahasiswa untuk bisa mengimplementasikan ilmu akademik yang didapatkan di perkuliahan.
"Karena ilmu pengetahuan tanpa implementasi itu hanya terpendam dalam pikiran dan nama saja. Artinya, tidak bermanfaat. Dengan adanya KKN ini mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang mereka dapat dan bisa berguna dalam masyarakat," katanya.
