Medan (ANTARA) - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan menyatakan, bahwa Kota Medan dan sekitarnya dilanda cuaca panas menyegat mencapai 38,2 derajat Celcius.
"Untuk hari ini ya, suhu udara maksimum yang tercatat BBMKG Wilayah I Medan pada pukul 15.00 WIB sebesar 38,2 derajat Celcius," ujar prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Tri Anggun Lestari di Medan, Ahad.
Namun, lanjut dia, dua jam sebelumnya suhu udara di ibu kota Provinsi Sumatera Utara dan sekitarnya pada pukul 13.00 WIB tercatat 36,8 derajat Celcius.
Dalam beberapa hari terakhir cuaca panas menyengat juga melanda Kota Medan dan sekitarnya sepanjang pekan ini berkisar antara 32 hingga 37,6 derajat Celcius.
"Pernah juga di 36,9 derajat Celcius pada Rabu (28/5) pukul 13.00 WIB dan hari yang sama suhu lebih tinggi 37,6 derajat Celcius pukul 15.00 WIB," jelas Anggun.
Menurutnya, bahwa kondisi cuaca panas menyengat sepekan terakhir melanda di Kota Medan dan sekitarnya karena minim pembentukan awan.
Selain tidak didukung dinamika atmosfer, baik skala lokal, regional maupun global, sehingga langit cerah berawan menyebabkan penyinaran matahari langsung ke permukaan lebih maksimal.
"Karena tidak terhalang oleh awan yang berakibat suhu udara terasa lebih panas dari biasanya," kata Anggun.
Tetapi di radar BBMKG Wilayah I Medan, ucap dia, terpantau sistem antisiklonik di wilayah Sumatera bagian tengah hingga utara atau di Sumatera Barat hingga Riau bagian utara.
Sistem antisiklonik ini menghasilkan pola angin menyebar keluar dari pusat tekanan tinggi, dan terbentuk pola netral sebagian wilayah Sumatera Utara, khususnya dataran tinggi Kabupaten Karo hingga Kota Medan.
"Pola netral ini umumnya tidak mendukung pertumbuhan awan konventif, sehingga cuaca cenderung cerah hingga cerah berawan di Medan, Deli Serdang, wilayah barat dan dataran rendah di Sumatera Utara," tutur Anggun.
Pihaknya memperkirakan, cuaca panas ini bertahan selama dua hingga tiga hari ke depan, dan masyarakat di Sumatera Utara diimbau menjaga diri agar tidak dehidrasi.
"Meskipun cuaca panas di siang hari, tapi potensi hujan tetap ada. Baik lereng timur maupun pantai barat dengan intensitas ringan hingga sedang pada sore, malam dan dini hari," jelas Anggun.
