Medan (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, Sumatera Utara, mengungkap 45 kasus narkoba di wilayah hukumnya dan menangkap 76 tersangka sepanjang Januari 2025.
“Dari 45 kasus itu, petugas menangkap 76 tersangka, dari ke 76 tersangka ini, sebanyak 55 tersangka dewasa,” ujar Kepala Polrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setiawan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Kamis (23/1).
Dia menjelaskan, dari 55 tersangka dewasa itu, 53 diantaranya laki-laki dan dua orang wanita. Keseluruhan tersangka telah dilakukan penahanan.
“Sementara sebanyak 21 laki-laki dewasa kita lakukan rehabilitasi dengan rincian 12 orang rehabilitasi di BNN dan 9 orang direhabilitasi ke Panti Rehabilitasi Fokus Indonesia," ujarnya.
Selain yang direhabilitasi, kata Gidion, para tersangka yang diamankan dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.
Dia mengatakan, 76 tersangka ditangkap dari 45 TKP (tempat kejadian peristiwa) berbeda yang berada di wilayah hukum Polrestabes Medan.
“Di wilayah Polsek Medan Tembung ada 11 lokasi, Medan Sunggal sembilan lokasi, Medan Timur delapan lokasi, Medan Kota tiga lokasi,” tutur dia.
Kemudian, di wilayah Delitua tiga lokasi, Helvetia tiga lokasi, Medan Area dua lokasi, Pancur Batu dua lokasi, Tuntungan dua lokasi, Medan Baru satu lokasi dan Patumbak satu lokasi.
"Barang bukti yang kita sita berupa sabu-sabu seberat 48,37 gram, ganja 46,1 kilogram dan pil ekstasi 1.993 butir," ucapnya.
Wali Kota Medan Bobby Nasution yang hadir dalam kegiatan konferensi pers itu mengapresiasi Polrestabes Medan atas penindakan kasus narkoba yang saat ini menjadi ancaman bagi semua daerah khususnya Kota Medan.
Menurut dia, peredaran narkoba telah menjadi salah satu sumber dari kriminalitas yang terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara.
“Kami berharap pemberantasan narkoba tidak pandang bulu, siapapun yang terlibat harus ditindak agar penyalahgunaan narkoba semakin berkurang. Terima kasih Kapolrestabes Medan atas kerja kerasnya dalam memberantas narkoba di Kota Medan,” ujar Bobby Nasution.