Dalam melakukan riset, tim peneliti mengamati lebih dari seribu orang dewasa di atas usia 40 tahun untuk meneliti manfaat memainkan alat musik dan bernyanyi terhadap kesehatan otak.
Penelitian itu juga menemukan, manfaat kesehatan otak dari bernyanyi juga bisa disebabkan oleh faktor sosial contohnya menjadi bagian dari paduan suara atau kelompok vokal.
Profesor sekaligus peneliti dementia dari Universitas Exeter, Anne Corbett menjelaskan bahwa kegiatan bermusik bisa menjadi cara melatih kemampuan dan ketahanan otak, yang dikenal sebagai cadangan kognitif.
"Temuan kami menunjukkan bahwa menggiatkan pendidikan musik menjadi bagian penting dari inisiatif kesehatan masyarakat guna mempromosikan gaya hidup protektif untuk kesehatan otak, seperti halnya mendorong orang dewasa yang lebih tua untuk kembali bermusik," katanya.
Menurut dia melakukan kegiatan musik berkelompok dapat memberikan manfaat terhadap kesehatan otak bagi seseorang pengidap demensia
"Pendekatan ini dapat digalakkan sebagai bagian dari pola hidup yang sehat untuk orang di usia tua untuk memungkinkan mereka secara proaktif mengurangi risiko sekaligus meningkatkan kesehatan otak," tambah Anne.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bermusik bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan ingatan di usia senja