"Artinya peran Bulog memang sangat diharapkan untuk menetralisasi harga pangan yang berpotensi melonjak terutama menjelang Natal dan Tahun Baru," kata Juwaini.
Meski demikian, supaya pengendalian harga di daerah maksimal, Muhammad Juwaini menegaskan perlu adanya sinergitas semua pihak terkait misalnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Alam Sumut lalu Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sumut, Satgas Pangan serta Perum Bulog Sumut.
Di Sumut, sampai Senin (4/11), Bulog Sumut sudah menyalurkan 68 ribu ton beras SPHP ke masyarakat atau 93,17 persen dari target total 73 ribu ton.
Sementara bantuan pangan, yakni periode September sampai November, Perum Bulog Sumut total mendistribusikan Rp27.189,84 ton beras.
Perum Bulog Sumut masih akan menyampaikan bantuan beras lagi ke keluarga penerima manfaat (KPM) pada Desember 2023. Untuk itu, Bulog menyiapkan lebih dari sembilan ribu ton beras.
