Agen pertama, kata dia, adalah agen gadai. Mereka memiliki kompetensi menaksir emas, kendaraan bermotor, dan barang gadai lainnya.
"Dengan agen ini, masyarakat tidak perlu ke kantor Pegadaian untuk mendapatkan pinjaman atau pencairan uang. Cukup menghubungi mereka," kata dia.
Agen lainnya, yaitu agen pembayaran yang digambarkan Agung mirip agen-agen perbankan. Mereka bertugas menerima pembayaran dari nasabah.
Ia menyebut waktu kerja yang fleksibel membuat kehadiran mereka penting.
"Kalau di cabang-cabang Pegadaian, waktu kerjanya pasti terbatas. Sementara di agen, bisa sampai malam," ujarnya.
Ia menjelaskan tentang agen pemasaran yang mempromosikan produk-produk Pegadaian kepada orang banyak.
"Setiap biaya administrasi, jasa yang dibayar nasabah, agen mendapatkan 'sharing fee' (pembagian komisi). Agen pemasaran ini juga bertugas mencari nasabah," kata dia.