Kepala BPBD Provinsi Sumut Tuahta Ramajaya Saragih di Medan, Rabu, mengatakan pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan cara penanganan dengan cepat pascabencana.
"Sehingga terwujud pemahaman yang sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam pelaksanaan pengkajian kebutuhan pascabencana,” ujarnya.
Ia menjelaskan pelatihan ini juga mendorong pemerintah kabupaten/kota melalui BPBD untuk membentuk Tim Jitupasna di daerah masing-masing agar mempercepat peningkatan kemampuan daerah dalam upaya pengkajian rehabilitasi dan rekonstruksi.
"Sehingga analisis kebutuhan pascabencana dengan lebih baik, lebih aman dan berkelanjutan," kata dia.
Kepala Pusdiklat BNPB Kheriawan mengatakan pelatihan jitupasna salah satu kesempatan untuk menyinergikan berbagai informasi terkait perkembangan dan upaya yang perlu dilakukan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Pewarta: Anggi Luthfi PanggabeanEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026