Medan (ANTARA) - Pos SAR Mandailing Natal bersama tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pria yang hanyut di Sungai Batang Bangko Desa Airapa, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Kepala Kantor Basarnas Kelas A Medan Hery Marantika mengatakan korban bernama Amiran, berusia 60 tahun ditemukan dalam meninggal dunia.
"Korban ditemukan pada Rabu setelah dilakukan pencarian selama tiga hari," ujar dia dalam keterangan diterima di Medan, Rabu.
Ia menjelaskan peristiwa naas tersebut bermula ketika korban diduga terpeleset saat hendak mengambil air wudhu di tepian sungai tersebut. Korban yang terpeleset akhirnya terjatuh dan terseret arus sungai.
"Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Pos SAR Mandailing Natal langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian pada Senin (18/5) pagi guna melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan bersama unsur SAR gabungan," kata dia.
Dalam operasi SAR, ia mengatakan tim SAR gabungan melakukan penyisiran intensif dengan metode kombinasi, meliputi penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai yang mengerahkan berbagai peralatan pendukung.
Tim mengerahkan Rescue Hilux Double Cabin, perahu LCR, Aqua Eye, perlengkapan water rescue, peralatan medis, perangkat komunikasi, APD personal, dan kantong jenazah guna mendukung kelancaran proses pencarian dan evakuasi korban.
"Dalam operasi ini kami menerapkan beberapa teknik pencarian, di antaranya penyisiran permukaan air menggunakan perahu LCR ke arah hilir sungai, scouting darat di sepanjang bantaran sungai, serta pemantauan udara menggunakan drone thermal untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di area sekitar lokasi kejadian," kata dia.
Ia mengatakan hari pertama dan kedua pencarian, tim fokus melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban dilaporkan tenggelam hingga radius satu kilometer ke arah hilir.
Memasuki hari ketiga, kata dia, pencarian dilanjutkan sejak pagi dengan pola penyisiran terpadu antara SRU darat dan SRU air.
"Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian. Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi menggunakan perahu karet menuju posko SAR gabungan sebelum selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan," kata dia.
Atas peristiwa nahas tersebut, pihaknya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian yang melibatkan Tim Rescue Pos SAR Mandailing Natal, BPBD Mandailing Natal, Polsek Sinunukan, serta masyarakat dan keluarga korban.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap risiko di sekitar sungai, terutama saat musim hujan dan kondisi arus deras.
Dengan ditemukan korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi.
Pewarta: Anggi Luthfi PanggabeanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.