Langkat, Sumut,  (Antara) - Pihak kepolisian menemukan jenazah Radit (8) pelajar SD di Dusun Sumber Muliao, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat yang hanyut di sungai setempat pada dua hari lalu. Kepala Kepolisian Sektor Stabat AKP Edi Sukamto di Stabat, Senin, mengatakan, pihak kepolisian mendapatkan informasi jika pelajar SD itu hanyut di Sungai Martil yang berada di daerah itu. Atas informasi tersebut, pihak kepolisian dan tim SAR melakukan pencarian guna menyelamatkan anak-anak yang masih berusia delapan tahun itu. Namun setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban ditemukan telah meninggal dunia di aliran sungai Desa Tamaran, Kecamatan Hinai. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari masyarakat, Radit bersama empat temannya mandi-mandi di sungai pada Sabtu (15/8). Namun karena tidak pandai berenang, Radit tenggelam dan terbawa arus sungai yang cukup deras. Setelah mendapatkan informasi dari teman-teman Radit, keluarga korban langsung memberitahukan peristiwa ke pihak kepolisian dan, SAR, dan BPBD Langkat. Kemudian, pihak kepolisian melakukan pencarian dengan menelusuri sungai dan mempergunakan perahu karet, termasuk melibatkan warga setempat. "Korban kita temukan dengan kondisi tidak bernyawa lagi, sekarang sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan," kata Edi Sukamto. ***2*** (T.KR-IFZ/B/I. Arfa/I. Arfa) 17-08-2015

Pewarta: Imam Fauzi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026