Dimana anak sebagai generasi penerus dan pewaris bangsa, keberadaannya sangat penting dan harus mendapatkan perhatian yang serius, katanya.
Wali Kota juga mengatakan pandemi COVID-19 ini telah menimbulkan dampak yang mengancam pemenuhan hak anak. Menurutnya anak juga berisiko menjadi korban kekerasan dan eksploitasi sebagai dampak dari orang tua yang kehilangan mata pencaharian.
Baca juga: Polres Binjai patroli gabungan di berbagai tempat keramaian antisipasi COVID-19
"Tidak sedikit pula anak-anak yang menjadi yatim piatu dan terpaksa kehilangan orangtuanya yang meninggal dunia karena COVID-19," sambungnya.
"Saya berharap Forum Anak Daerah Kota Binjai mengambil peran yang lebih besar dalam upaya percepatan penanganan COVID-19.Teruslah berinovasi untuk memberikan manfaat bagi anak-anak dan mendorong terwujudnya kota ini sebagai kota layak anak," ujarnya.
Kepala Dinas P3AM Rudi Iskandar Baros mengatakan Forum ini sebagai wadah partisipasi anak.
"Forum ini dapat berperan aktif bagi Pemkot Binjai dan menjadi leading sektor dalam memperhatikan tumbuh kembang anak dengan cara melakukan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak. Kita yakin bersama Kota Binjai bisa menjadi Kota Layak Anak, ucapnya.
Pewarta: H.Imam FauziEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.