Medan (ANTARA) - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat 357 kepala keluarga yang terdampak akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Medan.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan 357 kepala keluarga itu mencakup 1.189 jiwa.

 

 

"Berdasarkan laporan 1.189 jiwa dari 357 kepala keluarga terdampak," ujar Sri Wahyuni.

 

 

Ia mengatakan, cuaca ekstrem yang diakibatkan hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (18/8) tersebut melanda 18 kelurahan, sembilan kecamatan.

 

 

Akibat peristiwa naas tersebut, kata dia, Pusdalops juga menerima laporan tiga fasilitas umum yang terdiri dari dua tempat ibadah dan satu sekolah juga terdampak.

 

 

"Rumah rusak akibat cuaca ekstrem tercatat 316 unit," kata dia.

 

 

Korban luka maupun korban meninggal dunia, berdasarkan laporan Pusdalops Sumut tercatat nihil. Untuk pengungsi, tengah dilakukan pendataan

 

 

Ia mengatakan, upaya dan penanganan atas peristiwa tersebut telah dilakukan oleh pemerintah setempat dan pemangku kebijakan terkait..

 

 

Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.

 

 

"Sudah dilakukan upaya penanganan pemerintah kota setempat," ujarnya.

 

 



Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026