Medan (ANTARA) - Penjualan perlengkapan untuk ibadah haji dan umrah di Pasar Ikan Lama, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara mulai meningkat di tengah pandemi COVID-19.
Pantauan ANTARA, Minggu, masyarakat mulai banyak yang berbelanja perlengkapan ibadah haji dan umrah.
Seorang pedagang perlengkapan haji di Pasar Ikan Lama Medan, Abdul Rasyid, mengatakan, penjualan meningkat lagi setelah Pemerintah Arab Saudi tahun ini kembali memberikan izin untuk pelaksanaan ibadah umrah.
"Tahun lalu Pemerintah Arab Saudi melarang jamaah Indonesia untuk melaksanakan umrah karena situasi pandemi COVID-19, tapi tahun ini sudah dibolehkan lagi," ujarnya.
Rasyid menjelaskan, selama tahun 2020 penjualan perlengkapan ibadah haji dan umrah jauh berkurang dan bahkan nyaris tidak ada warga yang berbelania.
"Namun sejak awal Januari 2021 warga banyak yang kembali memesan dan membeli perlengkapan ibadah haji dan umrah," katanya.
Ia menyebutkan, seragam putih-putih untuk haji dan umrah dijual Rp160.000 sepasang, peci haji Rp35.000-Rp50.000 per buah, sajadah Rp50.000-Rp100.000, dan sandal putih terbuat dari karet Rp30.000.
"Saat ini kami mulai memesan lebih banyak lagi perlengkapan haji dan umrah dari Bandung, bahkan dari Turki, Jeddah dan Madinah," katanya.
Penjualan perlengkapan haji-umrah di Medan mulai meningkat
Minggu, 31 Januari 2021 23:48 WIB 4206