Sebelumnya, China mencatat 28 kasus terkonfirmasi, termasuk 21 kasus yang tercatat di Bejing. Otoritas setempat sedang membatasi mobilitas masyarakat di ibu kota tersebut dan meningkatkan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus lebih lanjut lainnya setelah muncul serentetan transmisi lokal.
Baca juga: Dolar AS terus menguat di tengah kekhawatiran kenaikan gelombang baru pandemi
Baca juga: "New normal", akankah ada robot di restoran & hotel di Indonesia?
Lima pasien COVID-19 tanpa gejala lainnya, yakni mereka yang terinfeksi virus namun tidak menunjukkan gejala, juga dilaporkan pada 18 Juni, dibandingkan dengan delapan kasus sehari sebelumnya. China tidak mendata pasien tanpa gejala sebagai kasus terkonfirmasi COVID-19.
Sumber: Reuters
Pewarta: Asri Mayang SariEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.