Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bekerjasama dengan Polrestabes Medan akan melakukan pemeriksaan atau screening terhadap orang yang akan masuk Kota Medan, guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19.
Dalam Ranperwal terkait karantina tersebut, Akhyar menjelaskan terkait rencana Pemko Medan akan menerapkan Cluster Isolation. Sebelum itu dilakukan, Pemko Medan akan melakukan screening awal kepada warga yang memasuki Kota Medan.
Kemudian diikuti dengan pengecekan suhu tubuh. Jika panas tubuhnya mencapai 38 derajat, maka yang bersangkutan akan dilakukan karantina rumah karena sudah masuk kategori orang dalam pengawasan (ODP).
Selama menjalani karantina, kata Akhyar, yang bersangkutan akan diberi bantuan pangan. Selain ODP, karantina rumah juga akan diberlakukan terhadap warga yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) serta pelaku perjalanan (PP).
Sementara itu, Kapolrestabes menyambut baik dan siap mendukung Perwal terkait Karantina tersebut. Pihak kepolisian juga siap berkolaborasi dengan Pemko Medan dalam rangka penangan COVID-19 di Kota Medan.
Bahkan, kata Kapolrestabes, jajaran Polri hingga tingkat bawah telah menggelar Operasi Aman Nusa dan melakukan deteksi terhadap progam jaringan pengaman sosial, guna memastikan bantuan yang diberikan kepada masyarakat tepat sasaran guna menghindari terjadinya kericuhan.
“Apabila pelaksanaan bantuan jaringan pengamanan sosial berlangsung baik dan tepat sasaran, kecil kemungkinan terjadinya kerawanan,” ujarnya.