Sipirok,26/10 (Antarasumut) - Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi, Desa Sipogu Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan berhasil juara II Tingkat Provinsi Sumatera Utara dalam nilai "Pengembangan Resep" menu beragam, Bergizi Seimbang dan Aman disingkat B2SA.
Demikian disampaikan Kabid Penganekaragaman Konsumsi Pangan dan Kewaspadaan Pangan Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Tapanuli Selatan, Lamnora melalui selularnya kepada Antarasumut, Rabu.
Ia mengatakan kejuaraan lomba masak menu beragam B2SA yang dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Ny Hj Evi Diana Erry Nuradi tersebut dalam rangka Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXVI, dan hari Pertanian ke -44 Tahun 2016, dilaksanakan di Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut, Rabu 26 Oktober 2016.
Dikatakannya, seluruh 33 Kabupaten Kota di Sumut ikut andil dalam lomba yang berlangsung satu hari penuh tersebut.
KWT Srikandi Arse sendiri adalah pemenang lomba menu beragam B2SA pada tingkat Kabupaten barau lalu, sekaligus mewakili 14 Kecamatan se-Tapanuli Selatan untuk mengikuti lomba yang sama di tingkat Provinsi Sumut.
"Penilaian Juara oleh tim juri melihat dari keseimbangan menu keluarga sesuai porsi yang ditentukan, plus pengembangan resep menu beragam bergizi seimbang dan aman serta memanfaatkan pangan lokal," sebutnya.
Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak lepas atas andil berbagai pihak termasuk TP PKK Tapsel, PPL, dan Pendamping, ditambah semangat KWT Srikandi," terangnya.
Atas keberhasilan tersebut KWT Srikandi Arse, Tapanuli Selatan membawa pulang berbagai hadiah mulai dari piala, piagam, berikut alat masak dari arena lomba yang mengusung tema,"Membangun Kedaulatan Pangan Berkelanjutan di Era Perubahan Iklim".
"Kita berharap melalui hari pangan sedunia 2016 kita tingkatkan konsumsi pangan lokal yg beragam bergizi seimbang dan aman agar hidup sehat, aktif dan produktif setia mendukung terwujudnya kedaulatan pangan," kata Lamnora.
Sementara itu saat mendapatkan kunjungan menu beragama B2SA Tapanuli Selatan sempat mendapatkan pujian dari Ny Gubernur Sumut Evi Diana.
"Saya baru tahu ada bunga tebu yg bisa dimakan, ternyata rasanya enak dan mantap dan bergizi, kenapa waktu saya kunjungan ke Tapsel makanan ini tidak ada?, kata Lamnora menirukan ucapan Evi Diana.
Bahkan sebutnya, Ny Gubernur juga sempat dihidangkan seperti menu puding salak, dan minuman asom siala, sebagai minuman hangat untuk malam hari bercampur kacang merah.
Berbagai ragam menu yang diikut sertakan dalam lomba tersebut seperti untuk makan pagi /sarapan orak arik pisang (pengganti nasi untuk ayah/ibu), mata jagung (pengganti nasi untuk anak), omlet ayam, asam manis jantung pisang juice munas (timun nanas).
Ada lagi menu beragam makan siang, japisang (pengganti nasi), sub belut, udang sinyarnyar, orak arik tauge, juice rusak (jeruk salak), garnis buah.
Ada menu makan malam, lontong talas (pengganti nasi untuk ayah/ibu), sayur lontong, shu shi-bi (pengganti nasi untuk anak), sambal terita (teri talas), puding salak, minuman asam siala.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026