Hal itu disampaikan Wali Kota Binjai Muhammad Idaham dalam rapat evaluasi membahas laporan kegiatan SKPD di Balai Kota Binjai, Senin.
Muhammad Idaham menginstruksikan pimpinan SKPD untuk mengevaluasi secara akurat terhadao program dan kegiatan yang kurang menyentuh kepada masyarakat.
Ia juga meminta pimpinan SKPD, amat, dan lurah agar anggaran yang tidak terpakai di SKPD supaya diinvetarisir, sehingga dapat dipergunakan untuk kepentingan peningkatan perekonomian warga Kota Binjai.
"Lembaga atau intitusi birokrasi sebagai pelaku utama pengelolaan anggaran yang diperuntukkan bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat harus menjadi skala prioritas. Apalagi serapan anggaran masih terlalu minim," katanya.
Menurut Idaham, berbagai prioritas dan fasilitas peningkatan perekonomian di Kota Binjai sangat mutlak, terutama pembangunan Pasar Tavip yang merupakan pusat perekonomian rakyat harus segera dibangun.
Demikian juga kelanjutan pembangunan pasar tradisional modern di Jalan Sibolga, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan yang sudah mulai dikerjakan tahun lalu.
Wali Kota juga menganalisa dana bencana alam sangat perlu ada perubahan disebabkan faktor bencana tidak bisa diperhitungkan. Sedangkan anggaran yang tersedia sudah dipergunakan membantu berbagai bencana alam seperti angin kencang dan banjir lainnya yang terjadi di Kota Binjai .
"Penghematan anggaran jangan mengurang kinerja SKPD sebab penghematan anggaran dilakukan terhadap kegiatan yang ada perubahan dan disesuaikan dengan program pemerintah yang melakukan perubahan anggaran," katanya.
Pewarta: c Imam FauziEditor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.