"Diterapkannya Laporan Keuangan Tahun 2015 berbasis akrual, banyak daerah terlambat menyampaikan Laporan Keuangan"
Binjai, Sumut, 27/4 (Antara) - Pemerintah Kota Binjai optimistis bisa kembali meraih opini "Wajar Tanpa Pengecualian" berdasarkan penilaian Badan Pemeriksa Keuangan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah setempat untuk tahun 2015.


Harapan dan optimisme itu disampaikan Sekretaris Daerah Binjai Elyuzar Siregar, di Binjai, Rabu, ketika menerima Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sumatera Utara VM Ambar Wahyuni.


Menurut Elyuzar, Pemkot Binjai siap untuk melaksanakan sistem akuntansi pemerintah berbasis akrual. Berbagai masukan dari BPK Perwakilan Sumatera Utara dan para auditor BPK menjadi masukan untuk perbaikan Laporan Keuangan Pemkot Binjai pada tahun mendatang.


"Pemkot Binjai menyampaikan terima kasih atas masukan dari BPK Perwakilan Sumut dan semoga kami bisa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD Tahun 2015," katanya.


Kepala BPK Perwakilan Sumatera Utara VM Ambar Wahyuni mengatakan, pihaknya akan menyampaikan hasil pemeriksaan atas LKPD Binjai Tahun 2015 paling lambat pada 27 Mei 2016.


Saat ini tim auditor dari BPK sedang melaksanakan pemeriksaan keuangan seluruh SKPD dan pemeriksaan akan selesai pada 3 Mei 2016.


Ia berharap seluruh Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dari seluruh SKPD telah diserahkan dan apabila ada yang perlu dikoreksi agar segera dilakukan.


Ia menambahkan, dengan diterapkannya Laporan Keuangan Tahun 2015 berbasis akrual, banyak daerah terlambat menyampaikan Laporan Keuangan.


Sampai saat ini masih ada 16 Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara ini yang belum menyampaikan LKPD Tahun 2015, termasuk Kota Medan. *

Pewarta: Imam Fauzi
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026