ugroho akan diangkat menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di provinsi itu.
Kepada Antara di Medan, Selasa, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumut Adi Harris Siregar mengatakan, rencana pengangkatan Gatot Pujo Nugroho itu merupakan hasil kesekapatan parpol yang tergabung dalam koalisi merah putih.
Dalam kesepakatan tersebut, ditetapkan kader parpol peserta koalisi yang menjadi kepala daerah akan diangkat sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta.
Penempatan kepala daerah sebagai ketua tim pemenangan tersebut dimaksudkan untuk mempermudah gerak "mesin partai" dalam menyukseskan pencalonan Prabowo-Hatta.
Disebabkan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang tergabung dalam koalisi merah putih, maka yang bersangkutan akan diangkat untuk menjadi koordinator tim pemenangan.
Kesepakatan itu juga berlaku untuk kepala daerah yang merupakan kader dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan PKS yang mendukung pasangan Prabowo-Hatta.
"Dari PKS, ada empat gubernur yakni Gubernur Sumbar (Irwan Prayitno), Gubernur Sumut (Gatot Pujo Nugroho), Gubernur Jabar (Ahmad Heryawan), dan Gubernur Maluku Utara (Abdul Gani Kasuba)," katanya.
Pembentukan tim pemenangan pasangan Prabowo-Hatta yang akan dipimpin Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho tersebut kemungkinan akan dimulai pada 2 Juni 2014.
"Saat ini, beliau (Gatot Pujo Nugroho) sedang berada di Korea," kata Adi.
Menurut dia, selain dari parpol koalisi, pasangan Prabowo-Hatta juga memiliki tim pemenangan lain yang berasal dari internal Partai Gerindra serta relawan dan simpatisan nonpartai.
Di Sumut, telah terdapat sejumlah organisasi yang menjadi relawan seperti dari Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI), Laskar Merah Putih, Forum Komunikasi Warga Jawa (FKWJ), Prabowo Subianto Pilihan Pasti (Pasopati), dan Pecinta Prabowo.
"Mereka tidak selalu harus dibawah Partai Gerindra, tetapi bisa berjalan secara mandiri," katanya. (I023)
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026