Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengatakan Hari Buruh Internasional (May Day) merupakan momentum untuk memperkuat hubungan industrial antara pemerintah, buruh/pekerja dan perusahaan.
"Ini merupakan hari perjuangan bagi kita semua untuk memperjuangkan hak-hak buruh. Pemerintah, perusahaan dan buruh harus kompak," ujar Rico Waas pada Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Medan, Jumat.
Menurut dia, memperkuat hubungan industrial menjadi penting dilakukan guna memberi rasa ketenangan dan kenyamanan bekerja serta mewujudkan kesejahteraan bersama.
Pemkot Medan terus berkomitmen membangun komunikasi kepada seluruh lapisan pekerja maupun buruh di wilayah itu. "Dari waktu ke waktu komunikasi selalu terbuka. Menuntaskan persoalan-persoalan yang dihadapi. Seperti dewan pengupahan kita jalani bersama," kata dia.
Oleh karena itu, dia mengajak seluruh pemangku kebijakan terkait terkhusus perusahaan, pekerja maupun buruh untuk menjaga serta meningkatkan hubungan yang sudah lama terjalin dengan baik tersebut.
Selain itu, pihaknya berkomitmen untuk memastikan hak-hak pekerja terlindungi, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan aman. "Hubungan yang sudah baik, kita berharap ke depan lebih baik lagi," kata Rico Waas.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Rammdan mengatakan kegiatan yang mengangkat tema 'Kolaborasi Bersama Mewujudkan Industri dan Kesejahteraan Pekerja" diikuti 1.200 pekerja dan buruh.
Tujuan kegiatan tersebut sebagai wadah menjalin silahturahmi serta sebagai wadah komunikasi menyampaikan aspirasi bagi para buruh dan pekerja di wilayah itu.
Kegiatan itu juga sebagai momentum bagi buruh dan pekerja untuk meningkatkan kompetensi dalam menyongsong bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
"Ini menjadi wadah bersama. Kegiatan ini diikuti 1.200 pekerja dan buruh dari berbagai federasi," ujar Rammdan.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2026