Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa nilai ekspor Sumatera Utara hingga Oktober 2021 sudah sebesar 9,749 miliar dolar AS dan tercatat tertinggi pencapaiannya sejak tahun 2015.

"Sejak 2015-2020, nilai ekspor Sumut belum ada yang sampai 9,749 miliar dolar AS seperti yang terealisasi hingga Oktober 2021," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi di Medan, Kamis.

Pada 2020, lanjutnya, nilai ekspor Sumut masih mencapai 8,084 miliar dolar AS dan 2019. 7,663 miliar dolar AS. Bahkan pada 2015, juga masih hanya 7,752 miliar dolar AS.

"Peningkatan nilai ekspor sudah terjadi sejak awal tahun, meski volume ekspor sempat turun akibat pandemi COVID-19," kata Syech.

Baca juga: Sumut raih Rp12,5 triliun dari ekspor minyak kelapa sawit


Kenaikan nilai ekspor itu, ujar dia didorong peningkatan volume dan harga jual berbagai komoditas ekspor khususnya sejak pandemi COVID-19 tren mereda.

Berdasarkan kontribusi nilai ekspor Sumut, kata Syech, terbesar masih sektor industri khususnya sumbangan dari kelompok barang minyak hewan nabati dan karet, barang dari karet.

Disebutkan, nilai ekspor industri Sumut hingga Oktober 2021 sudah mencapai 9,253 miliar dolar AS dan sektor pertanian 495,67 juta dolar AS.

"Nilai ekspor golongan lemak dan minyak hewan/nabati hingga Oktober sudah sebesar 4,331 miliar dolar AS. Sementara dari karet dan barang dari karet 1,321 miliar dolar AS," ujar Syech.

 

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021