"Kami ikut mendukung proses pembentukan Provinsi Nias ke depan," kata Gus saat berkampanye di lapangan kota Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Rabu.
Menurut Gus, keinginan memekarkan Pulau Nias menjadi provinsi sendiri lepas dari Sumut tersebut harus diiringi perimbangan keuangan yang lebih besar dari provinsi, pembangunan infrastruktur yang lebih baik, dan pengentasan kemiskinan.
Selain itu, tambah Gus, juga harus dilakukan perbaikan sarana pendidikan, peningkatan sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan kondisi kesehatan warga di Pulau Nias.
"Nias ini harus berjaya setelah jadi provinsi," kata Gus yang dalam kampanye hadir bersama pasangannya, Soekirman.
Oleh karena itu, Gus berjanji akan memberikan perhatian lebih kepada Pulau Nias jika nanti bersama Soekirman terpilih sebagai gubernur-wakil gubernur Sumut.
"Kalau Sumut mau sejahtera harus lebih dulu menyelesaikan Nias dan Nias Selatan. Saya yakin Sumut Sejahtera tak akan tercapai kalau Nias belum sejahtera," kata mantan Dirut Bank Sumut itu.
Ia mengatakan bahwa Nias memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama dari sektor perkebunan dan pariwisata, yang bisa dimanfaatkan untuk menyejahterakan penduduknya jika dikelola dengan baik dan benar.
"Potensi besar Nias harus diangkat bersama," katanya. Ia menyebut perlunya pembangunan pabrik untuk mengolah hasil perkebunan seperti coklat dan kopra sehingga Nias tidak lagi hanya memproduksi bahan baku.
Gus juga berjanji untuk mengangkat perwakilan masyarakat Nias dalam struktur pemerintahan Pemprov Sumut.
Disambut tari perang
Gus Irawan Pasaribu dan Soekirman, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumut nomor urut satu, disambut tari perang dan tari "Moyo" saat tiba di Kabupaten Nias Selatan.
Gus juga menerima seperangkat pakaian adat dari petinggi budaya setempat dan ikut berbaur dalam tarian "Maena Alite", yakni tarian suka cita menjemput tamu yang di masa pemerintahan Gubernur Sumut Raja Inal Siregar diwajibkan dilaksanakan setiap hari Jumat.
Hadir dalam acara tersebut Ketua Tim Pemenangan Gus Irawan-Soekirman, Hadirat Manao, dan Wakil Tim Pemenangan Faa Hakho Dodo Gulo, serta tokoh masyarakat Miliar Fau.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026