Medan (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara (Sumut) memberikan pelatihan konversi dan loka karya bengkel motor listrik kepada guru di Medan guna memperkuat ekosistem kendaraan listrik.
"Program itu menjadi bentuk komitmen PLN dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional, sekaligus memperkuat pendidikan vokasi di Sumatera Utara," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir di Kota Medan, Kamis.
Mundhakir mengatakan pelatihan konversi motor listrik tersebut diadakan di SMK Swasta Muhammadiyah 9 Medan yang diikuti 11 SMK negeri dan swasta di Medan, Sumut.
Lebih lanjut, ia mengatakan, setiap sekolah mengirimkan dua orang guru untuk mengikuti pelatihan konversi motor listrik, sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan serta ditularkan kepada para siswa di sekolah.
"Pelibatan guru dari berbagai SMK di Medan menjadi langkah nyata PLN dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi dan menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi kendaraan listrik," ujar dia.
Ia mengatakan program tersebut dirancang untuk menghadirkan pembelajaran berbasis praktik bagi para guru yang diharapkan dapat menjadi media pembelajaran berkelanjutan di lingkungan sekolah.
PLN Sumut berharap dapat terus berkontribusi dalam penguatan pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta percepatan adopsi kendaraan listrik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Sumatera Utara, lanjutnya.
Kepala SMK Swasta Muhammadiyah 9 Medan Fadhli Hazmi Arifin mengatakan program tersebut memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan vokasi, khususnya dalam meningkatkan kompetensi guru di bidang teknologi otomotif masa depan.
“Program itu sangat baik dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan guru secara langsung, khususnya di bidang kendaraan listrik,” katanya.
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026