Madina (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) dan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan.
Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution menyampaikan hal tersebut usai memimpin rapat pimpinan (high level meeting) terkait pengendalian inflasi menjelang Idulfitri di Aula Kantor Bupati Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Selasa.
Rapat tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Bank Indonesia, Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Pusat Statistik (BPS), Pertamina, Sekretaris Daerah Sahnan Pasaribu, serta para asisten dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
“Dari penjelasan BPS, tren inflasi di daerah ini masih positif dan tidak ada sesuatu yang berpotensi menyebabkan kenaikan inflasi yang tinggi. Kondisinya masih terjaga,” kata Saipullah didampingi Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution.
Ia menjelaskan, stok bahan pokok di Mandailing Natal dipastikan mencukupi hingga tiga bulan ke depan.
“Dengan kondisi itu, tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait kebutuhan bahan pokok masyarakat,” ujarnya.
Selain ketersediaan yang aman, harga sejumlah komoditas juga masih berada dalam kisaran normal. Harga cabai berada di kisaran Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram, minyak goreng sekitar Rp20.000 per liter, serta beras premium dan medium berkisar Rp15.000 hingga Rp17.000 per kilogram.
Terkait ketersediaan BBM, Saipullah memastikan pasokan juga aman selama periode Lebaran. Pertamina bahkan menyiapkan tangki tambahan yang dapat digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi peningkatan permintaan di masyarakat.
Selain itu, pasokan gas LPG 3 kilogram juga dipastikan tetap tersedia.
Bupati mengingatkan agar tidak terjadi kenaikan biaya administrasi pada sektor layanan publik seperti tarif angkutan maupun air minum selama momentum hari besar keagamaan tersebut karena berpotensi memicu inflasi.
“Jangan ada kenaikan biaya administrasi di hari besar ini karena bisa berdampak pada peningkatan inflasi,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy mengatakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut masih aman dan terkendali.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying terhadap kebutuhan pokok maupun BBM.
“Pertamina sudah menjamin suplai BBM hingga setelah tanggal 20 dan seterusnya tetap aman. Bahkan ada penambahan stok untuk wilayah Mandailing Natal,” ujarnya.
