Tanjung Balai (ANTARA) - Polres Tanjungbalai resmi memulai Operasi (Ops) Kepolisian Keselamatan Toba 2026 yang menitik beratkan peningkatan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas menjelang bulan Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
Operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan, dipimpin oleh Kabag Ops Polres Tanjungbalai, Kompol Firman I Perangin-angin mewakili Kapolres Tanjungbalai, AKBP Welman Feridi. Apel diikuti personel gabungan dari TNI AD, TNI AL, Brimob, Satlantas, Dishub dan Satpol PP, berlangsung di lapangan Mapolres setempat, Senin.
Dalam amanat Kapolda Sumut yang dibacakan pimpinan apel, ditekankan bahwa keamanan dan ketertiban lalu lintas (Kamseltibcarlantas) adalah kebutuhan mutlak bagi masyarakat.
Fokus utama Ops Keselamatan Toba 2026 adalah meningkatkan kepatuhan pengendara, terutama saat bulan Ramadhan dan menyambut arus mudik dan perayaan Idul Fitri 2026.
"Tingkat keselamatan di jalan raya dan kepatuhan hukum masyarakat masih menjadi perhatian serius kita bersama, khususnya pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah," ujar Kompol Firman.
Ia melanjutkan, berdasarkan data dari Ditlantas Polda Sumut, tingkat kedisiplinan warga Sumatera Utara mulai menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, angka pelanggaran lalu lintas tercatat menurun drastis sebesar 23,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Bahkan, kata Firman, penindakan berupa tilang turun signifikan hingga 46,2 persen. Hal ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya warga Tanjungbalai untuk tetap tertib dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara.
Apel berlangsung khidmat, dihadiri perwakilan DPRD, Danlanal TBA, Dandim 0208/AS, Kejaksaan Negeri, Lapas Tanjungbalai, serta instansi terkait lainnya.
Kegiatan ditutup dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel dan sesi foto bersama. Operasi Keselamatan Toba 2026 ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi seluruh pengguna jalan.
