Padangsidimpuan (ANTARA) - Perbaikan Jaringan Distribusi Utama (JDU) Perumda Tirtanadi yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor pada 25 November 2025 di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) telah mencapai 85 persen.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar pekerjaan di lapangan berjalan lancar dan pelanggan tetap bersabar,” ujar Kepala Perumda Tirtanadi Cabang Tapsel, Malintang Harahap, kepada ANTARA, Minggu sore.
Ia menjelaskan, tiga dari empat jaringan utama yang mengalami kerusakan parah di Desa Sisundung, Kecamatan Angkola Barat, dan Desa Sihopur, Kecamatan Angkola Selatan, telah selesai diperbaiki.
Meski demikian, distribusi air bersih kepada pelanggan, khususnya di Kota Padangsidimpuan dengan jumlah sekitar 12 ribu pelanggan, masih belum sepenuhnya normal dan merata.
Malintang menyebutkan, medan yang curam, cuaca yang kurang bersahabat, serta adanya perbaikan ruas jalan desa yang terdampak longsor menjadi tantangan tersendiri dalam percepatan perbaikan JDU.
“Jaringan di Desa Sihopur dengan ukuran pipa 150 mm, 200 mm, dan 300 mm sudah tersambung. Saat ini tinggal penyelesaian pengelasan pada pipa besi berdiameter 300 mm di wilayah Desa Sisundung,” jelasnya.
Atas nama Perumda Tirtanadi, Malintang juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas terganggunya distribusi air bersih sementara waktu.
“Kami berharap pekerjaan ini segera rampung sehingga distribusi air bersih dapat kembali normal seperti semula,” ujarnya.
