Medan (ANTARA) - Ikatan Alumni SMA Negeri 8 Medan Perantauan kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan.
Aksi peduli ini merupakan bentuk solidaritas dan empati IKA SMAN 8 Medan Perantauan -kolaborasi terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.
Ketua Ikatan Alumni SMAN 8 Medan Perantauan Oka Sayuti di Medan, Sabtu, mengatakan, aksi peduli korban banjir Sumut itu dimulai pada 3 Desember 2025 dengan membentuk Tim Peduli Korban Banjir Sumut.
Tim itu langsung melakukan penggalangan donasi dari para alumni, dan respon alumni sangat luar biasa dan positif. Pada hari pertama, dompet donasi berhasil mengumpulkan dana sebesar 10 juta rupiah, dan pada hari kedua, dana yang terkumpul mencapai 10 juta rupiah lebih.
"Alhamdulillah, respon alumni sangat luar biasa. Kami berharap dengan bantuan ini, dapat sedikit meringankan beban para alumni yang terdampak banjir," ucap Oka.
Oka mengapresiasi Kerja cepat tim yang di lokasi yang begitu kompak berbagi tugas dalam penyaluran Bantuan. Sehingga Dana bantuan tersebut dapat langsung dimanfaatkan.
Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar 300 ribu rupiah per kepala keluarga, yang akan diserahkan langsung kepada alumni yang terdampak banjir. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kunjungan ke rumah alumni, transfer langsung ke rekening penerima, dan pengambilan langsung di posko.
"Alhamdulillah, sampai hari ini, kami telah menyalurkan bantuan kepada 45 kepala keluarga, dengan total dana yang disalurkan hingga hari kedua aksi adalah sebesar 10.200.000 rupiah," kata Sekjen IKA SMAN 8 Medan Perantauan Rahmawati.
Rahma juga menjelaskan Bahwa dalam aksi ini Tim Peduli Perantauan berkolaborasi dengan para Pengurus Alumni di Medan yg terdiri dari beberapa Angkatan mulai dari angkat 80 an hingga 90an.. Sedangkan Posko Angkatan 82 dan 83 Milik Sutio'82dijadikan sebagai Posko Peduli korban Banjir Sumut.
Aksi Peduli Korban Banjir Sumut ini merupakan program kerja Bidang Sosial Kemasyarakatan IKA SMAN 8 Medan Perantauan, yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana banjir.
"Galang dana dan juga Pakaian Bekas Layak pakai ini akan terus berjalan dan akan kami tutup pada tanggal 13 Desember 2025. Kami berharap dapat terus menerima donasi dari para alumni dan masyarakat untuk membantu korban banjir," kata Ketua Bidang Humas IKA SMAN 8 Medan Perantauan, Anie Rusli.
Anie juga menghimbau kepada seluruh alumni diseluruh dunia baik yang berada di Indonesia maupun yg ada di luar negeri agar mau bergabung membantu dengan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu para Alumni dan masyarakat Kota Medan yang saat ini hidup nya sangat memprihatinkan Pungkas Anie yg juga sebagai kordinator Pencarian Dana.
Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban banjir. Berdasarkan data BPBD Sumut tercatat jumlah korban dalam bencana banjir dan longsor di Sumut. Hingga hari ini pukul 17.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 314 orang dan hilang sebanyak 160 orang.
