Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memberi dukungan terhadap pengembangan komunitas dan penyelenggaraan ajang burung berkicau berskala nasional.

"Kami pemerintah provinsi tentu sangat apresiasi kegiatan ini. Rasanya salah, kalau pemerintah provinsi tidak mendukung kegiatan seperti ini ke depannya,” ujar Bobby usai membuka kontes burung berkicau dalam Anniversary ke-4 Sedulur Kicau Mania Nusantara di Katamso Land, Jalan Brigjen Katamso Medan, Ahad (17/5).

Menurut Bobby, Sumut selama ini telah sukses menarik berbagai ajang olahraga berskala nasional hingga internasional.

Karena itu, ia berharap ke depan lahir turnamen atau piala tetap burung berkicau tingkat nasional yang menjadi legacy bagi masyarakat Sumut.

"Tunggu ya, kita tunggu tandanya. Pokoknya event besar nasional kalau bisa kita buat di Sumatera Utara, kami support penuh dari pemerintah provinsi,” tegasnya.

Bobby juga menilai komunitas Kicau Mania ini tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi, kreativitas, dan seni, tetapi turut memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat.

Gubernur mengatakan, perputaran ekonomi dari ekosistem ini dinilai menyentuh langsung pelaku usaha kecil mulai peternak burung, perajin kandang, penyedia pakan hingga UMKM.

"Dampak ekonominya sangat luar biasa. Bukan hanya bagi peserta lomba, tetapi juga berputar ke peternak, UMKM penyedia pakan, kandang, dan lainnya," kata Bobby.

Gubernur juga mengatakan, di tengah kondisi ekonomi global yang sedang tidak baik-baik saja. "Hobi ini justru membantu pemerintah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat bawah,” jelasnya.

Pihaknya juga mendorong komunitas Kicau Mania untuk mulai merambah industri kreatif dan dunia digital.

"Salah satunya melalui pembuatan lagu atau film inspiratif mengenai perjuangan merawat burung Murai Batu hingga menjadi juara nasional," tutur Bobby.

Hidayat Batubara, Dewan Pembina Sedulur Kicau Mania Nusantara menjelaskan, bahwa embrio organisasi ini lahir pada masa pandemi Covid-19.

Saat itu, aktivitas merawat burung di rumah mulai berkembang menjadi alternatif penggerak ekonomi masyarakat Sumut ketika banyak sektor lainnya mengalami stagnasi.

"Waktu Covid-19 ekonomi macet, tetapi hobi ini justru menghidupkan peternak jangkrik, pakan burung hingga perajin sangkar, dan tempat mandi burung. Alhamdulillah, sekarang ekonomi masyarakat bawah mulai bergerak dengan tumbuhnya peternak Murai Batu di Sumut dan Nusantara,” ungkapnya.

Merespons dukungan penuh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Hidayat menyatakan Sedulur Kicau Mania Nusantara siap menggelar agenda yang lebih besar pada akhir tahun mendatang.

"Inilah kami, komunitas kecil tapi siap untuk dibesarkan. Insya Allah akhir tahun nanti, kami akan mengemas dua agenda besar, termasuk Anniversary Sedulur Kicau Mania Nusantara berskala nasional,” katanya.

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026