Simalungun (ANTARA) - Kabupaten Simalungun kini tercatat masuk dalam kategori klaster performa menengah atas dalam pemetaan daya saing daerah di wilayah Sumatera Utara, dengan perolehan skor sebesar 3,56.
Posisi ini menempatkan Simalungun berada di atas ambang rata-rata nasional yang ditetapkan sebesar 3,50, sekaligus menjadi bukti nyata kemampuan daerah dalam menjaga kestabilan ekonomi dan memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki.
Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, Minggu (17/5) menyampaikan, pencapaian hasil ini patut disyukuri.
Mixnon berharap posisi ini ke depan menjadi dorongan untuk terus berusaha agar Kabupaten Simalungun dapat naik kelas dan masuk ke dalam klaster performa tertinggi di Sumatera Utara.
Untuk itu, Mixnon mengajak seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk saling berkolaborasi, bergandengan tangan, dan bersinergi dalam setiap langkah kebijakan.
Semua upaya ini ditujukan untuk meningkatkan Indeks Daya Saing Daerah, yang menjadi tolok ukur utama kemampuan daerah bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Indeks Daya Saing Daerah diukur berdasarkan empat pilar utama yang menjadi penopang kemajuan suatu daerah, yaitu kualitas Sumber Daya Manusia, kestabilan dan potensi Pasar, kekuatan Ekosistem Inovasi, serta ketersediaan dan kualitas Lingkungan Pendukung.
Dengan memperkuat keempat aspek ini satu per satu secara terencana dan berkesinambungan, Kabupaten Simalungun optimis dapat meningkatkan posisi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.