Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan Rico Tri Putra Waas meminta masyarakat melaporkan ke pemerintah setempat bila menemukan kendala terkait lampu penerangan jalan umum di wilayah itu.
"Daerah yang lampu penerangan mati segera laporkan ke Pemkot Medan," ujar Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas di Medan, Sabtu.
Nantinya, kata dia, laporan dari masyarakat tersebut ditindaklanjuti guna meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Wali Kota Medan menegaskan penerangan lampu jalan umum yang sebelumnya diminta untuk ditingkatkan oleh Kapolrestabes Medan dalam mencegah tindak kejahatan jalanan, terus ditindaklanjuti.
Ia menegaskan peningkatan lampu penerangan jalan umum dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah daerah tersebut
"Nanti dilakukan secara bertahap melalui rancangan APBD ke depan bakal ada penambahan di sejumlah titik," kata dia.
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan sebelumnya meminta pemerintah setempat meningkatkan pelayanan lampu penerangan jalan umum di wilayah ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Caljvin Simanjuntak mengatakan upaya tersebut penting guna meminimalkan atau mencegah tindakan kejahatan, terutama pencurian maupun pembobolan rumah ataupun gudang kosong yang kerap terjadi di Kota Medan
"Pantauan dalam dua pekan terakhir ini sasaran pencurian material merupakan di wilayah sepi yang pada umumnya gelap. Kami sudah berkoordinasi dengan wali kota terkait hal itu," ujarnya.
Sebelumnya, pihak Polrestabes Medan telah menangkap sebanyak 147 orang pelaku kejahatan dengan 103 kasus dari empat tindakan kejahatan yang terjadi di wilayah itu selama dua pekan terakhir ini.
Dari 147 orang yang telah ditetapkan tersangka itu, di antaranya sebanyak 70 orang merupakan pelaku pencurian material dengan 45 kasus yang berhasil diungkap oleh Polrestabes Medan.
