Medan (ANTARA) - Kontingen Sumut berpeluang besar menambah pundi medali emas di PON Bela Diri II/2025 di Kudus, Jateng, setelah sembilan atlet wushu sanda yang terdiri lima putra dan empat putri, lolos ke semi final yang akan digelar Minggu (26/10).
Sembilan atlet sanda Sumut itu berhak mengantongi tiket ke semifinal setelah memenangi laga perempat final yang digelar di GOR Djarum Kaliputu Kudus, Sabtu.
Tiket semifinal lebih dulu didulang empat pesanda putri yang bertanding di sesi pertama atau Sabtu pagi.
Rosa Beatric Malau yang bertanding di Kelas 48 kg putri membuka gerbang semi final pertama setelah menang 2-0 atas Rina Murib (Papua Tengah). Jejak Rosa diikuti Catrin Nadia Ginting (52 kg) menundukkan Kadek Duwik (Bali), kemudian Elsanda Sitio ( 56 kg) mengatasi perlawananDominika Kolkadeden ( Maluku ) dan Ardianti Rizki Putri mengalahkan Fransischa Adrian (NTT).
Namun sukses keempat pesanda putri Sumut ini gagal diikuti Roberto Manik. Tampil di Kelas 75 kg putra, Roberto harus mengaku keunggulan Jumanta (DKI Jakarta).
Selanjutnya di pertandingan sesi kedua, Sabtu sore, lima pesanda putra Sumut sukses memetik kemenangan.
Ydris Talenta Baru maju ke semi final Kelas 48 kg usai mengalahkan Fuad Abdurrahman dari DKI Jakarta. Selanjutnya Fereddy Sinaga (52 kg) menjinakkan perlawanan Marthin Fridolin Siahaan dari Jambi, Eli Elisius Brahmana menang atas M Irfan (Sultra), Benny Hutagalung menundukkan Dede Yusuf (Sultra) dan Rosando Mangihut Sinaga mengatasi Yoga Handika (Sumbar).
Sukses Sanda Sumut meloloskan sembilan atlet ke semifinal disambut syukur dan sukacita Ketua Umum KONI Sumut Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar yang setia menyuport anak didiknya berlaga dari sisi matras.
"Alhamdulillah kita meloloskan sembilan pesanda ke semifinal. Semoga saja mereka mampu mempertahankan penampilan terbaik sehingga tampil di final dan menjadi juara," ujarnya.
"Tambahan medali dari Wushu memang menjadi harapan terakhir Sumut agar peringkat kita menjadi lebih baik," katanya.
Hal yang sama juga disampaikan Tim Manajer Wushu Sumut, Sakiruddin yang menyebutkan meski sembilan atlet sanda lolos semi final, namun itu tentunya masih langkah awal untuk meraih emas.
"Persaingan masih sengit, karenanya kami tetap mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Sumut," ujarnya didampingi Pelatih Nerry Agus Manullang, Dasman Simbolon dan Martomu Noel Sianipar.
